Tas Lidi hingga Helm Sawit, UMKM Binaan BPDP Menarik Perhatian di IFBC 2025

Partisipasi BPDP pada IFBC 2025 menghadirkan produk UMKM yang memanfaatkan turunan sawit, seperti tas dari lidi sawit dan helm berbahan olahan sawit. Pameran ini memberi gambaran mengenai peluang ekonomi yang lahir dari inovasi berbasis kelapa sawit.

BERITA HAI PRODUK SAWIT

Arsad Ddin

20 November 2025
Bagikan :

BPDP hadir dalam IFBC 2025 di ICE BSD Tangerang. (Foto: BPDP)

Tangerang, HAI SAWIT – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menampilkan produk kreatif berbahan turunan sawit dalam gelaran IFBC 2025 di ICE BSD beberapa waktu lalu. Ragam karya UMKM binaan turut memberi warna pada aktivitas pameran ini.

Booth interaktif yang disiapkan BPDP menghadirkan informasi mengenai pengelolaan dana sawit serta program yang dijalankan untuk mendukung petani, pelaku usaha, dan publik. Pengunjung melihat langsung pemanfaatan sawit yang memberi nilai tambah ekonomi.

Produk UMKM seperti tas dari lidi sawit, sandal, helm, dan kerajinan lain menjadi bagian yang banyak disimak pengunjung. Beragam karya tersebut menunjukkan potensi sawit sebagai bahan dasar industri kreatif.

BPDP memanfaatkan pameran ini untuk memperluas pemahaman publik mengenai peran dana sawit dan hasil hilirisasi yang mendorong pertumbuhan usaha kecil. Antusiasme pengunjung semakin terlihat saat melihat demonstrasi produk.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan tujuan keikutsertaan lembaganya pada kegiatan ini.

“Melalui keikutsertaan di IFBC 2025 ini, kami ingin memperkenalkan program-program BPDP kepada masyarakat secara lebih dekat. Harapannya, semakin banyak yang memahami bahwa industri sawit memiliki peran besar bagi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Helmi Muhansyah, dikutip dari laman BPDP, Kamis (20/11/2025).

BPDP menampilkan materi edukasi mengenai tata kelola dana sawit yang transparan serta berbagai inisiatif pengembangan industri sawit berkelanjutan. Informasi tersebut menjadi bagian utama dalam aktivitas pameran.

Sejumlah pengunjung memberikan perhatian pada pengolahan lidi sawit yang diubah menjadi tas dan produk fashion. Kreativitas UMKM dianggap memberi dimensi baru pada pemanfaatan turunan sawit.

Produk lain seperti helm dan sandal berbahan sawit turut dipresentasikan sebagai contoh hilirisasi yang mampu membuka peluang usaha baru. Para pelaku UMKM memperlihatkan proses produksi kepada pengunjung.

Kegiatan ini menjadi ruang promosi bagi UMKM binaan BPDP untuk memperkenalkan hasil kerajinan berbahan sawit kepada pasar yang lebih luas. Pameran IFBC 2025 memberi panggung bagi inovasi tersebut.***

Bagikan :

Artikel Lainnya