Sawit Academy Episode UNDIP Yang Diselenggarakan Oleh BPDP dan Hai Sawit Dorong Hilirisasi UKMK Lewat Inovasi Sunscreen Berbahan Sawit

Workshop ini memperkenalkan potensi besar daun dan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku inovasi kosmetik alami, khususnya sunscreen. Melalui sesi praktis, peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan pelaku UKMK dilatih untuk memahami proses formulasi, standar mutu, hingga regulasi keamanan produk.

BERITA HAI SAWIT EVENT

Sahnia Mellynia

29 September 2025
Bagikan :

Vidio Kegiatan Bisa di Akses Melalui https://youtu.be/JjykUHcOULQ?si=4SQcgeKwqte0qc8c (Foto: Hai Sawit)

Semarang, HAISAWIT – PT Hai Sawit Indonesia bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Sawit Academy Episode UNDIP pada (29/09/2025) di Semarang. Acara ini menghadirkan workshop UKMK sawit dengan topik pembuatan sunscreen berbahan kelapa sawit yang bertujuan menguatkan peran generasi muda dalam hilirisasi produk turunan sawit di tingkat UKMK.

Workshop ini memperkenalkan potensi besar daun dan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku inovasi kosmetik alami, khususnya sunscreen. Melalui sesi praktis, peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan pelaku UKMK dilatih untuk memahami proses formulasi, standar mutu, hingga regulasi keamanan produk. Hal ini menjadi langkah nyata mendorong hilirisasi sawit agar tidak hanya berhenti di bahan mentah, tetapi berkembang menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Dekan Sekolah Vokasi UNDIP, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., menekankan komitmen lembaga dalam mencetak SDM unggul. “Universitas Diponegoro memiliki peran krusial dalam mendukung hilirisasi industri kelapa sawit melalui pengembangan Sumber Daya Manusia. Kesiapan kerja dan inovasi lulusan vokasi kami, ditambah dengan inisiatif pembinaan seperti Sawit Academy, adalah bukti nyata komitmen kami untuk memastikan transisi industri yang sukses dan berkelanjutan yang dipimpin oleh generasi muda yang kompeten,” ujarnya.


Adapun narasumber yang dihadirkan dalam workshop ini antara lain Dekan Sekolah Vokasi UNDIP (Prof Dr Ir Budiyono M.Si), Direktur PT Daya Guna Lestari (M. Gema Aliza Putra), Dosen Fakultas Kedokteran UNDIP, Prodi Dermato Venereologi (Dr. dr Renni Yuniati, SpDV, Sub SpDT FINSVD FAADV MH), dan Mahasiswa Berprestasi Utama Politeknik LPP Yogyakarta 2024 (Romi Sujaka).

Dalam paparannya, M. Gema Aliza Putra menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era Sawit 5.0Generasi muda harus siap menghadapi era Sawit 5.0 dengan mental yang kuat serta penguasaan digitalisasi, mekanisasi, dan kecerdasan buatan agar industri sawit lebih efisien dan berdaya saing,” ujarnya.

Selain itu hilirisasi sawit skala UMKM diyakini mampu memberikan multiplier effect yang signifikan. Selain meningkatkan nilai tambah dan daya saing, model ini juga membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta memberdayakan masyarakat lokal.


Pernyataan tersebut diperkuat oleh Romi Sujaka yang menyampaikan "Potensi biomassa kelapa sawit sangat luar biasa. Inovasi kecil seperti sunscreen dari ekstrak daun sawit ini membuktikan bahwa generasi muda bisa membuka peluang ekonomi UKMK yang besar, sekaligus mengubah citra sawit dari komoditas mentah menjadi produk berkelanjutan," pungkasnya,

Senada dengan itu Dr. dr. Renni Yuniati, SpDV, Sub SpDT, juga menyampaikan "Inovasi produk berbahan sawit wajib patuh pada regulasi ketat BPOM, terutama dalam pembuktian klaim SPF melalui uji in vivo. Keseimbangan antara inovasi industri dan kepatuhan regulasi adalah kunci mutlak untuk menghasilkan produk kosmetik yang aman, bermanfaat, dan berkualitas," tegasnya.

Kolaborasi melalui Sawit Academy Episode UNDIP ini adalah kunci untuk memajukan hilirisasi sawit. Diharapkan, workshop ini bisa jadi pemantik, menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan mengangkat produk sawit lokal ke tingkat yang lebih tinggi.


Bagikan :

Artikel Lainnya