
BPDP menampilkan produk turunan sawit pada Muhammadiyah Jogja Expo 2025 di Yogyakarta, Senin (15/9/2025). (Foro: Dok. BPDP)
Yogyakarta, HAISAWIT - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ikut serta dalam Muhammadiyah Jogja Expo 2025 dengan menghadirkan berbagai produk turunan sawit. Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung perkembangan UMKM berbasis sawit di Indonesia.
Keikutsertaan BPDP dalam ajang pameran tersebut menampilkan potensi besar produk sawit yang dapat diolah menjadi barang bernilai tambah. Produk yang ditampilkan berasal dari sektor UMKM, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga produk kreatif.
Dikutip dari laman BPDP, Senin (15/9/2025), Muhammadiyah Jogja Expo 2025 menghadirkan 210 booth pameran. Rinciannya, 50 stan UMKM binaan Muhammadiyah, 85 stan kuliner, dan 75 stan multiproduk. BPDP menampilkan produk berbasis sawit mulai dari parfum, fashion, hingga kriya.
Produk turunan sawit yang ditampilkan dalam pameran tersebut menunjukkan keragaman manfaat yang bisa dikembangkan. Potensi tersebut tidak hanya mendukung sektor industri besar, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal dengan menghadirkan peluang usaha baru.
Berbagai produk sawit yang dipamerkan memperlihatkan kreativitas UMKM dalam mengolah bahan baku perkebunan. Kehadiran produk ramah lingkungan, misalnya, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pameran.
Selain memperkenalkan produk, keikutsertaan BPDP di acara tersebut juga memberi ruang kolaborasi dengan pelaku usaha kecil. Sinergi itu ditunjukkan melalui kehadiran beragam stan yang saling memperlihatkan inovasi produk masing-masing.
Partisipasi BPDP di Muhammadiyah Jogja Expo 2025 juga menunjukkan bahwa sawit memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan usaha lokal. Produk turunan yang ditampilkan membuktikan bahwa sawit dapat diolah menjadi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan peran sawit dalam memperkuat perekonomian nasional. Melalui keberadaan UMKM berbasis sawit, sektor usaha kecil dapat berkembang dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang lebih luas.
Beragam stan yang hadir di pameran memberikan gambaran nyata mengenai kontribusi sawit terhadap usaha kecil. Dari produk rumah tangga hingga industri kreatif, seluruhnya menunjukkan bagaimana sawit menjadi sumber bahan baku yang bernilai ekonomi.
Muhammadiyah Jogja Expo 2025 memperlihatkan bagaimana sawit mampu membuka ruang usaha baru di tingkat lokal. Produk turunan yang dihadirkan menjadi bukti pemanfaatan komoditas ini untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.***