
Gambar Ilustrasi Aneka Produk Kerajinan dari Lidi Sawit - HaiSawit/Arsad Ddin
Bangkinang Kota, HAI SAWIT – Pelatihan kerajinan lidi sawit yang digelar di Aula Balai Bupati Kampar menghadirkan program pemberdayaan untuk perempuan desa melalui keterampilan berbasis bahan baku sawit yang tersedia melimpah.
Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PKK Kabupaten Kampar yang bertujuan memperkuat ekonomi keluarga melalui peningkatan kemampuan membuat produk kerajinan dari lidi sawit bernilai jual.
Dilansir dari laman Pemkab Mediacenter Kampar, Senin (01/12/2025), kegiatan tersebut berlangsung Rabu (26/11/2025) di Aula Balai Bupati Kampar dan dibuka oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti. Acara dihadiri TP-PKK Provinsi Riau, TP-PKK Kabupaten Kampar, OPD, camat, kepala puskesmas, serta narasumber dari RSUD Arifin Ahmad dan Poltekkes Kemenkes Riau.
Pelatihan kerajinan lidi sawit menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang disusun untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam memanfaatkan bahan sawit sebagai produk kreatif.
Wakil Bupati Misharti memandang pelatihan ini sebagai bentuk pemberdayaan perempuan yang dapat memberi tambahan kemampuan dalam mendukung ekonomi keluarga di tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TP-PKK menyelenggarakan kegiatan Peranan PKK dalam Pencegahan Stunting, Pelatihan Kerajinan Lidi Sawit, serta Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Aula Balai Bupati Kampar, Rabu (26/11/2025). (Foto: Diskominfo Kampar)
TP-PKK Kabupaten Kampar melihat keterampilan berbasis lidi sawit sebagai potensi usaha yang bisa dikembangkan peserta melalui pemanfaatan bahan yang telah dikenal masyarakat setempat.
Narasumber dari fasilitas kesehatan dan institusi pendidikan memberikan materi sesuai bidang masing-masing, meliputi edukasi keluarga, gizi, dan kesehatan yang menjadi bagian dari agenda terpadu tersebut.
Pelaksanaan program melibatkan unsur OPD dan perangkat daerah yang hadir untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan sesuai sasaran peningkatan kapasitas masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Kampar menurunkan angka stunting dan memperkuat peran kader PKK hingga ke tingkat desa.
Agenda pelatihan tersebut memberi ruang bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan potensi sawit di wilayahnya, sehingga pemanfaatan lidi sawit dapat tumbuh sebagai kegiatan produktif yang berkelanjutan.***