
Lampung
Selatan, HAISAWIT — Hai Sawit Indonesia bersama Badan Pengelola Dana
Perkebunan (BPDP) secara resmi membuka kegiatan Desa Wisata Eps. Lampung:
Program Dukungan UMKM Sawit Untuk Desa Kelawi (Pantai Minangrua) sebagai upaya
memperkuat hilirisasi sawit dan pemberdayaan UMKM di kawasan wisata unggulan
Lampung Selatan.
Kegiatan
yang berlangsung di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, ini menjadi langkah nyata
kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendukung UMKM, komunitas desa
wisata, serta mitra industri sawit untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal
berbasis produk turunan sawit dan ekowisata.
Acara dibuka oleh Kepala
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bapak Bobby Irawan,
S.E., M.Si., yang sekaligus meresmikan rangkaian program dukungan UMKM sawit di
Desa Kelawi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Desa Kelawi memiliki
potensi besar sebagai destinasi wisata nasional yang mampu menyatukan aspek
budaya, ekowisata, dan industri kreatif berbahan dasar sawit secara
berkelanjutan.

Acara
ini turut dihadiri oleh Bapak Didik Prayitno, S.Kom., M.IP., M.S.Ak selaku
Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung; Bapak
Helmi Muhansyah selaku Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP;
serta Bapak Ahmad Heru Oktafa, S.STP., M.IP selaku Kepala Bidang Destinasi dan
Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan.
Hadir pula Bapak Saiman Alex Chandra selaku Ketua Pokdarwis Desa Kelawi, Bapak
M. Gema Aliza Putra selaku Direktur Utama PT Daya Guna Lestari, Bapak Agus Bayu
selaku Direktur Utama Galeri Rotan Abayn, Ibu Aprilia Goverty N. A. selaku
Manager Relation Hai Sawit Indonesia, serta Ibu Sri Widiahayati selaku
Profesional Branding Consultant.
Program
ini memberikan dukungan langsung kepada pelaku UMKM sekitar melalui serangkaian
kegiatan, mulai dari pemberian hibah alat dan bahan baku UMKM berbahan dasar
sawit, penandatanganan MoU kolaborasi, workshop pembuatan produk turunan sawit,
hingga pelatihan branding dan digital marketing.
Direktur
Hai Sawit Indonesia, M. Danang MRQ, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan
bagian dari Gerakan Pemberdayaan UMKM Sawit yang bertujuan menghadirkan desa
sebagai etalase sawit berkelanjutan. “Desa Kelawi tidak hanya dikenal karena
pesona Pantai Minangrua, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi pusat
inovasi produk turunan sawit yang bernilai tambah tinggi,” ujarnya.

Ia
menambahkan bahwa berbagai bahan turunan sawit sebenarnya memiliki peluang
besar untuk diolah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, salah satunya lidi
sawit yang dapat disulap menjadi beragam kerajinan tangan. Harapannya,
produk-produk UMKM sawit tersebut dapat dikembangkan menjadi cendera mata khas
Desa Wisata Kelawi, sehingga mampu memperkuat identitas desa dan membuka
peluang pemasukan baru bagi masyarakat.
Dalam keynote speechnya, Bapak
Helmi Muhansyah menegaskan bahwa BPDP memiliki komitmen kuat untuk memastikan
manfaat industri sawit dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya
melalui penguatan UMKM di desa-desa penghasil sawit dan wilayah wisata yang
memiliki potensi berkembang.
“Program
ini bukan hanya tentang pemberian alat atau pelatihan, tapi tentang membuka
mindset bahwa sawit memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih luas. UMKM harus
menjadi aktor utama dalam hilirisasi sawit skala desa,” ungkapnya.

Beliau
menutup dengan menyampaikan harapan agar Desa Kelawi dapat menjadi role model
nasional pengembangan desa wisata sawit berbasis UMKM. “Kami berharap dari
Kelawi akan muncul produk-produk unggulan berbasis sawit yang mampu menembus
pasar regional bahkan nasional.” pungkasnya.
Selain
itu, Hai Sawit juga siap menjadi jembatan promosi untuk membantu UMKM
memperluas pasar serta memperkenalkan produk kreatif berbahan dasar sawit
kepada masyarakat yang lebih luas melalui platform Aplikasi Hai Sawit.

Melalui
kegiatan ini, Hai Sawit Indonesia dan BPDP berharap kolaborasi dengan
pemerintah daerah serta masyarakat Desa Kelawi dapat terus berlanjut untuk
mendorong penguatan UMKM sawit dan pengembangan desa wisata secara
berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi
pelaku UMKM sekaligus memperkuat posisi Desa Kelawi sebagai destinasi wisata
unggulan berbasis produk turunan sawit.