Gandeng PT THEP, KPKS Pelangas Tuah Berkibar Pacu Program Plasma Sawit

KPKS Pelangas Tuah Berkibar melaksanakan Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025 di Bangka Barat. Fokus utama pertemuan ini mencakup realisasi kemitraan plasma sawit bersama PT Tata Hamparan Eka Persada bagi seluruh anggota koperasi.

BERITA

Arsad Ddin

8 Februari 2026
Bagikan :

Koperasi Produsen Perkebunan Kelapa Sawit Pelangas Tuah Berkibar menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan perdana di Desa Pelangas, Bangka Barat, pada Selasa (04/02/2026) pukul 20.00. (Foto: (DKUP) Pemkab Bangkabarat)


Bangka Barat, HAISAWIT – Koperasi Produsen Perkebunan Kelapa Sawit (KPKS) Pelangas Tuah Berkibar menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana di Desa Pelangas, Bangka Barat, pada Selasa (04/02/2026) malam guna mematangkan kemitraan strategis.

Pertemuan formal yang dimulai pukul 20.00 waktu setempat tersebut dihadiri belasan anggota resmi. Forum ini menjadi sarana pengambilan keputusan tertinggi untuk mengevaluasi kinerja organisasi serta merancang rencana kerja tahunan.

Dilansir dari laman Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) Pemkab Bangkabarat, Minggu (08/02/2026), sebanyak 16 orang anggota menghadiri rapat tersebut untuk membahas pertanggungjawaban pengelolaan unit usaha perkebunan kelapa sawit Tahun Buku 2025.

Lembaga ini secara resmi mulai beroperasi sejak tahun 2025. Fokus utama organisasi saat ini adalah menjalankan unit bisnis perkebunan melalui skema plasma yang terintegrasi dengan perusahaan mitra, Perseroan Terbatas Tata Hamparan Eka Persada (PT THEP).

Pihak manajemen koperasi meminta seluruh pemegang saham atau anggota segera menyerahkan berkas kepemilikan lahan. Dokumen tersebut menjadi syarat mutlak agar proses pendaftaran ke dalam program plasma perusahaan mitra dapat berjalan sesuai jadwal.

Langkah percepatan penyediaan lahan bertujuan agar kegiatan operasional di lapangan segera terlaksana. Kelengkapan administrasi yang cepat dari para anggota akan menentukan waktu dimulainya penanaman bibit pada areal perkebunan yang telah tersedia.

Kepala Desa (Kades) Pelangas turut hadir dalam kapasitasnya sebagai anggota aktif organisasi. Kehadiran pimpinan desa memberikan sinyal positif bagi perkembangan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan lahan perkebunan sawit yang menjadi potensi unggulan daerah.

Perwakilan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bangka Barat memberikan penilaian positif atas terselenggaranya rapat tersebut. Kepatuhan organisasi dalam melaksanakan pertanggungjawaban keuangan tepat waktu menjadi indikator kesehatan sebuah badan usaha.

Pemerintah daerah menilai KPKS Pelangas Tuah Berkibar mampu menjadi percontohan bagi lembaga sejenis di wilayah Kecamatan Simpang Teritip. Disiplin dalam urusan administrasi internal diyakini memperkuat posisi tawar petani saat berhadapan dengan perusahaan besar.

Terdapat beberapa poin krusial yang menjadi fokus utama dalam pengembangan usaha koperasi saat ini:

  • Verifikasi faktual luasan lahan milik anggota yang akan diikutkan plasma.
  • Penyelarasan jadwal kerja lapangan dengan manajemen operasional PT THEP.
  • Peningkatan standar budidaya kelapa sawit sesuai regulasi perkebunan nasional.

Melalui kerja sama dengan PT THEP, organisasi ingin memastikan setiap anggota mendapatkan pendampingan teknis secara berkala. Hal ini mencakup ketersediaan bibit unggul, pola pemupukan yang presisi, hingga akses pasar yang lebih stabil.

Akselerasi program plasma ini menjadi upaya nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di Bangka Barat. Keberhasilan kemitraan antara petani swadaya dan perusahaan swasta merupakan fondasi kuat bagi kemajuan sektor perkebunan kelapa sawit daerah.

Koperasi kini berkonsentrasi penuh pada pemenuhan target produktivitas lahan pada tahun-tahun mendatang. Penguatan kelembagaan melalui rapat tahunan rutin menjadi kunci utama untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana anggota dalam jangka panjang.***

Bagikan :

Artikel Lainnya