
Gambar Ilustrasi Lahan Sawit - Hai Sawit
Jakarta, HAISAWIT – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai luas tanaman perkebunan nasional tahun 2024 yang menempatkan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai wilayah dengan kepemilikan lahan kelapa sawit terluas di Pulau Sulawesi.
Posisi tersebut mengukuhkan Sulteng sebagai pusat pertumbuhan baru industri minyak nabati di wilayah timur Indonesia. Pencapaian ini berdasarkan hasil survei perusahaan perkebunan dan data dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian.
Dilansir dari laman bps.go.id, Jum'at (06/02/2026), Sulawesi Tengah memiliki luas lahan kelapa sawit mencapai 148,33 ribu hektar. Angka tersebut melampaui capaian provinsi tetangga di wilayah yang sama dalam periode pendataan tahun 2024.
Pencatatan statistik menunjukkan bahwa sebaran lahan perkebunan di pulau ini terkonsentrasi pada beberapa provinsi utama. Sulteng secara konsisten menunjukkan angka luasan yang lebih unggul dibandingkan dengan wilayah Sulawesi Barat maupun Sulawesi Selatan.
Berikut adalah rincian luas lahan kelapa sawit di beberapa provinsi pada Pulau Sulawesi berdasarkan rilis data BPS tahun 2024:
- Sulawesi Tengah: 148,33 ribu hektar.
- Sulawesi Barat: 146,59 ribu hektar.
- Sulawesi Tenggara: 61,15 ribu hektar.
- Sulawesi Selatan: 55,11 ribu hektar.
Data tersebut menunjukkan adanya persaingan angka yang cukup tipis antara Sulteng dan Sulawesi Barat (Sulbar). Selisih luasan lahan di antara kedua provinsi tersebut hanya terpaut sebesar 1,74 ribu hektar saja.
Meskipun memimpin pada sektor minyak nabati, kelapa sawit bukan merupakan tanaman perkebunan dengan lahan terluas di Sulteng. Kakao masih menjadi komoditas dengan luasan paling dominan di provinsi tersebut pada periode yang sama.
Tercatat bahwa lahan Kakao di wilayah ini mencapai 266,67 ribu hektar, disusul oleh tanaman Kelapa seluas 219,23 ribu hektar. Sawit menempati urutan ketiga dalam struktur penggunaan lahan perkebunan di Sulawesi Tengah.
Peningkatan luas tanam di Sulteng menjadi bagian dari total luasan kelapa sawit nasional yang mencapai 16.005,06 ribu hektar. Provinsi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan bahan baku industri sawit di Sulawesi.
Statistik ini menjadi dasar bagi para pemangku kepentingan untuk melakukan pemetaan potensi ekonomi daerah. Pertumbuhan lahan mencerminkan aktivitas investasi yang berjalan pada sektor perkebunan di kabupaten-kabupaten yang berada di wilayah Sulawesi Tengah.
Selain kelapa sawit dan kakao, Sulawesi Tengah juga memiliki keragaman komoditas perkebunan lainnya. Data BPS menunjukkan provinsi ini memiliki lahan kopi seluas 11,37 ribu hektar dan tanaman karet sebesar 5,18 ribu hektar.
Integrasi data antara BPS dan kementerian terkait memastikan validitas angka luasan lahan untuk keperluan kebijakan nasional. Sulteng kini menjadi acuan utama bagi pengembangan industri kelapa sawit berkelanjutan pada kawasan timur Indonesia.***