
Pemerintah Kota Dumai membahas keberlanjutan investasi industri sawit melalui FGD bersama BPKP Provinsi Riau dan pelaku usaha di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Jumat (21/11/2025). (Foto: MC Dumai)
Dumai, HAI SAWIT – Pemerintah Kota Dumai, Riau, menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas keberlanjutan investasi industri berbasis sawit dan percepatan hilirisasi sawit. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Jumat (21/11/2025).
FGD yang difasilitasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau ini melibatkan pelaku usaha dan sejumlah pejabat kota. Diskusi menitikberatkan pada strategi hilirisasi sawit untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Wali Kota Dumai, Paisal, menyampaikan arahannya terkait pengembangan industri sawit berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya manfaat nyata dari hilirisasi sawit bagi daerah, terutama lapangan kerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Hilirisasi ini dapat dimaksimalkan sesuai arahan Presiden, kita berdiskusi bagaimana ini dapat juga menambah lapangan pekerjaan dan PAD,” ujar Paisal, dikutip dari laman Infopublik.id, Rabu (26/11/2025).
Paisal menambahkan, langkah konkret diperlukan agar pengolahan limbah sawit di Kota Dumai bisa optimal. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi industri dan mendukung keberlanjutan hilirisasi sawit.
“Kami juga menggesa seperti pengolahan limbah yang ada di Kota Dumai, kami yakin semua perusahaan bisa komitmen, kita Kota Dumai dapat kita jalankan secara maksimal,” ucapnya.
FGD juga membahas sinergi lintas sektor sebagai faktor penting. Kolaborasi antara pemerintah, BPKP, dan pelaku usaha diharapkan memperkuat implementasi hilirisasi sawit di Dumai.
“Apabila kita semua saling mendukung, hilirisasi dapat berjalan sesuai yang kita harapkan, kita juga minta saran dan dukungan dari semua pihak terkait sehingga permasalahan ini bisa kita atasi,” kata Paisal.
Kepala BPKP Provinsi Riau serta jajaran Sekda Dumai, Inspektur Daerah, dan kepala OPD turut hadir. Para instansi vertikal dan pelaku usaha mengikuti diskusi untuk menyamakan persepsi terkait pengembangan hilirisasi sawit.
Pembahasan juga menyentuh arah kebijakan nasional, termasuk Perpres 12 Tahun 2025 dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Dumai, agar hilirisasi sawit dapat memberikan dampak ekonomi maksimal bagi masyarakat.
Dalam FGD ditekankan bahwa percepatan hilirisasi sawit Kota Dumai berfokus pada peningkatan lapangan kerja, PAD, serta pemanfaatan limbah industri. Diskusi berlangsung secara intensif dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.***