
Sosialisasi Seleksi Calon Lembaga Penyelenggara Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2026, Rabu (26/11/2025). (Foto: BPDP)
Jakarta, HAI SAWIT – Badan Pengelola Dana Perkebunan membuka seleksi lembaga penyelenggara Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2026 sebagai bagian dari penataan kemitraan pendidikan dan pelatihan di sektor sawit.
Pembukaan seleksi disampaikan dalam rangkaian sosialisasi pada 26 November 2025 yang melibatkan perwakilan Kementerian Pertanian, Komite Pengembangan SDM PKS, jajaran BPDP, serta pimpinan lembaga pendidikan dan pelatihan.
Dilansir dari laman BPDP, Jumat (12/12/2025), informasi pembukaan seleksi dipaparkan melalui kegiatan sosialisasi tersebut dengan penyampaian proposal dibuka hingga 12 Januari 2026 pukul 23.59 WIB sesuai ketentuan yang berlaku.
Penjelasan mekanisme seleksi disampaikan oleh Mula Putera dari Ditjen Perkebunan, Lucki Bagus dari BPDP, dan Darmansyah Basarudin sebagai Ketua Komite Pengembangan SDM PKS yang menguraikan alur penilaian serta pengusulan proposal.
BPDP menerangkan bahwa Komite Pengembangan SDM PKS beranggotakan tujuh unsur pemerintah, praktisi, dan asosiasi yang bertugas melakukan penilaian, memberikan rekomendasi, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap lembaga penyelenggara.
Materi sosialisasi juga menggambarkan penguatan sektor sawit melalui peningkatan produktivitas, perluasan peluang kerja, dan pengembangan inovasi pemanfaatan limbah untuk mendorong nilai tambah di tingkat pekebun.
BPDP memaparkan capaian program SDM yang mencakup pendanaan pelatihan bagi 10.786 peserta pada 2025 serta pendanaan beasiswa untuk 4.000 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.
Sejak 2016 hingga 2024, program beasiswa mencatat 3.910 lulusan dan lebih dari 30.000 peserta mengikuti pelatihan di berbagai bidang pengembangan SDM sawit.
Seleksi lembaga penyelenggara SDM Sawit 2026 menjadi tahapan awal penentuan mitra pelaksana yang akan menjalankan program pengembangan SDM pada tahun berikutnya.***