
Sulawesi Barat, HAISAWIT — DGL Learning Institute bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah kembali menyelenggarakan Pelatihan Teknis Budidaya Tanaman Kelapa sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pekebun dalam mengelola serta membudidayakan tanaman kelapa secara optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, pada 18–20 Desember 2025, bertempat di Pendopo DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dan diikuti oleh para pekebun kelapa dari berbagai wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah.
Pelatihan difokuskan pada penguatan aspek teknis budidaya kelapa, mulai dari pemilihan bahan tanam, pengelolaan kebun, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga strategi peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen. Materi teknis disampaikan oleh Bp. I Wayan Purnayase, S.P, narasumber yang berpengalaman di bidang budidaya tanaman kelapa.
Dalam pemaparannya, Bp. I Wayan Purnayase, S.P menekankan pentingnya penerapan teknik budidaya yang tepat dan berkelanjutan guna meningkatkan hasil kebun pekebun.
“Budidaya kelapa membutuhkan pengelolaan kebun yang konsisten, mulai dari pemilihan bibit unggul, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit secara tepat. Jika teknik ini diterapkan dengan baik, produktivitas dan kualitas kelapa akan meningkat dan memberikan nilai tambah bagi pekebun,” ujarnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mendorong penguatan sektor perkebunan kelapa yang berkelanjutan serta berdaya saing.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para pekebun kelapa di Kabupaten Mamuju Tengah mampu mengelola kebun secara lebih efektif, meningkatkan kualitas produksi, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan pekebun dan kemajuan ekonomi daerah.