Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, mengajak warga Desa Tebru Paser Damai yang mayoritas bekerja di sektor perkebunan sawit agar menjaga kerukunan antar umat beragama di tengah kehidupan sosial yang majemuk.
Arsad Ddin
5 Agustus 2025Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, mengajak warga Desa Tebru Paser Damai yang mayoritas bekerja di sektor perkebunan sawit agar menjaga kerukunan antar umat beragama di tengah kehidupan sosial yang majemuk.
Arsad Ddin
5 Agustus 2025
Paser, HAISAWIT – Pemerintah Kabupaten Paser menggelar kegiatan edukasi kerukunan antar umat beragama di Desa Tebru Paser Damai pada Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam suku dan agama, terutama di desa yang mayoritas warganya bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.
“Kita semua melihat memang kondisi salah satunya di Desa Tebru Paser Damai ini sangat majemuk sekali. Yang hampir memang sebagian besar masyarakatnya ini bekerja sebagai karyawan Perkebunan Kelapa Sawit di sini,” ujar Ikhwan, dikutip dari laman Pemkab Paser, Selasa (5/8/2025).
Selain keberagaman profesi, desa ini juga mencerminkan kondisi sosial yang multikultural. Hal ini mendorong perlunya peningkatan kesadaran dalam menjaga keharmonisan sosial.
“Di desa ini ada beberapa lintas agama, suku yang memang diperlukan sekali tentang bagaimana kita mengedukasi masyarakat pentingnya kerukunan antar beragama sehingga masyarakat yang ada di sini bisa menjaga kedamaian sehingga terhindar daripada konflik - konflik antar masyarakat itu sendiri,” tambahnya.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang telah dilaksanakan di sejumlah desa lain di wilayah Kabupaten Paser. Tebru Paser Damai menjadi lokasi terakhir dari kegiatan tersebut.
Menurut Wakil Bupati, suasana aman dan damai akan mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan di wilayah tersebut, termasuk sektor ekonomi dan sosial masyarakat desa.
“Kami dari Pemerintah berharap apabila di desa ini tentram, damai tentunya segala Visi dan Misi Paser TUNTAS Insya Allah bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.
Sebagian besar warga Desa Tebru Paser Damai menggantungkan hidup dari pekerjaan sebagai karyawan di perkebunan kelapa sawit. Lingkungan kerja yang beragam mendorong perlunya solidaritas sosial.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tebru Paser Damai itu menjadi bagian dari upaya Pemkab dalam mendorong kerukunan masyarakat di wilayah yang berkembang melalui sektor perkebunan.
Acara di Tebru Paser Damai menandai penutupan rangkaian edukasi kerukunan yang sebelumnya digelar di sejumlah desa lainnya.***