Mendorong Talenta Masa Depan, Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi Selenggarakan TENACO Mitogen Z

Himpunan Mahasiswa Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (HIMATEKPRO) resmi menyelenggarakan Tenaco “Tekpro National Competition 2025”. Kompetisi ini mengusung tema besar “MITOGEN Z: Mission to Orbit Gen Z Innovation.”

BERITA

Sahnia Mellynia

14 Januari 2026
Bagikan :

Bekasi, HAISAWIT - Himpunan Mahasiswa Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (HIMATEKPRO) resmi menyelenggarakan Tenaco “Tekpro National Competition 2025”. Kompetisi ini mengusung tema besar “MITOGEN Z: Mission to Orbit Gen Z Innovation.” Tema tersebut dirancang untuk mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda dalam menjawab tantangan masa depan. Ibu Halida Adistya selaku Kepala Program Studi TPTP menyampaikan dalam sambutannya “Acara ini menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya .

Tenaco menjadi ajang prestasi yang mempertemukan talenta-talenta unggulan generasi Z”. Tenaco tahun ini menghadirkan empat kategori lomba yaitu Produk Inovasi, Esai, Videografi, dan Seni Tari. Keempat kategori tersebut dirancang untuk menggali berbagai kemampuan lintas bidang yang dimiliki peserta. Melalui kategori produk inovasi, peserta ditantang menciptakan solusi kreatif berbasis teknologi perkebunan. Sementara pada lomba esai, peserta diharapkan mampu menuangkan ide kritis dan gagasan masa depan secara tertulis. Lomba videografi memberikan ruang bagi peserta yang memiliki keahlian visual dan storytelling. Adapun seni tari menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas budaya yang tetap relevan bagi generasi Z.

Setiap karya yang dikirimkan telah melalui proses seleksi yang ketat oleh tim juri. Melalui seleksi tersebut, karya terbaiklah yang dapat melaju ke tahap final. Para peserta menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan karya-karya mereka. Hal ini mencerminkan besarnya potensi generasi Z dalam membawa perubahan positif. Acara puncak kompetisi berlangsung meriah dan penuh energi positif. Para finalis mempresentasikan karya inovatif mereka di hadapan para juri dan audiens. Presentasi tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa generasi muda memiliki pemikiran visioner dan solutif. Tenaco pun didesain menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.


Bapak Aang Kuvaini selaku Wakil Direktur Politeknik KS CWE menyampaikan dalam sambutannya “melalui Tenaco, Program studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan berharap mampu mencetak generasi yang lebih inovatif dan adaptif. Kompetisi ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian generasi Z”.

Pada kategori Produk Inovasi, tim dari LPP berhasil meraih juara pertama. Inovasi yang mereka usung berupa sistem penyiraman pembibitan berbasis Internet of Things (IoT). Produk tersebut dinilai unggul karena mampu meningkatkan efisiensi penyiraman pada tahap pembibitan. Selain itu, teknologi IoT yang diterapkan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam memadukan aspek rekayasa dengan kebutuhan sektor perkebunan. Kategori Essay, juara pertama diraih oleh IPB University. Karya essay yang dihasilkan mengangkat isu-isu strategis di bidang pertanian dan perkebunan, serta memberikan solusi yang inovatif dan relevan. Tulisan tersebut dinilai sangat komprehensif dan memiliki kedalaman analisis yang kuat. Selain itu, gaya penulisan yang menarik membuat essay tersebut unggul dari peserta lainnya. Juri menilai bahwa karya tersebut mencerminkan kemampuan akademik mahasiswa dalam menyusun argumentasi ilmiah.

Pada kategori Videografi, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi berhasil menjadi juara pertama. Video yang mereka hasilkan menampilkan kreativitas tinggi dengan visual yang menarik dan pesan yang kuat. Karya tersebut mampu menggambarkan inovasi Gen Z dalam konteks pertanian dan perkebunan dengan cara yang unik. Kategori Tari juga dimenangkan oleh Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi. Penampilan mereka memadukan unsur budaya, kreativitas, dan interpretasi tema MITOGEN Z dengan sangat baik. Kemenangan ini menegaskan keunggulan mereka tidak hanya dalam bidang teknologi, tetapi juga dalam seni dan pertunjukan. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi, penyelenggara berharap Tenaco dapat terus menjadi ruang berkarya bagi mahasiswa Indonesia.

Bagikan :

Artikel Lainnya