
Ilustrasi Sawit - HaiSawit
Jakarta, HAI SAWIT - Produk samping industri kelapa sawit berperan dalam menjaga ketersediaan bahan baku pakan ternak global, seiring meningkatnya produksi pakan konsentrat dan konsumsi produk ternak di berbagai kawasan.
Industri pakan ternak dunia menunjukkan tren kenaikan produksi tahunan, dengan Uni Eropa sebagai produsen utama, disusul China dan Amerika Serikat, yang mendorong peningkatan kebutuhan bahan baku pakan secara berkelanjutan.
Dilansir dari laman BPDP, Selasa (30/12/2025), ekspor palm kernel meal global meningkat dari sekitar 3,7 juta ton pada 2005 menjadi 7,6 juta ton pada 2020, dengan kontribusi Indonesia mencapai 50 hingga 56 persen.
Di kawasan Uni Eropa, produksi pakan ternak meningkat dari sekitar 189 juta ton pada 2010 menjadi 250 juta ton pada 2017, sehingga permintaan bahan baku pakan berbasis serealia dan oil meal ikut bertambah.
Struktur bahan baku pakan ternak Uni Eropa didominasi serealia dan grain, sementara oil meal mencakup soybean meal, rapeseed meal, sunflower meal, serta palm kernel meal dengan porsi lebih kecil.
Dominasi grain dalam komposisi pakan ternak tersebut memunculkan tantangan pemenuhan kebutuhan pangan, pakan, dan energi secara bersamaan, sehingga mendorong pencarian alternatif bahan baku dari produk samping industri pertanian.
Produk samping kelapa sawit seperti palm kernel meal, palm oil mill effluent, palm press fibre, dan oil palm fronds dinilai layak dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak dari sisi nutrisi dan biaya produksi.
Palm kernel meal telah diperdagangkan secara internasional sebagai bahan pakan ternak, dengan negara importir utama meliputi Uni Eropa, Selandia Baru, China, dan Korea Selatan dalam kurun waktu lebih dari satu dekade.
Selain faktor harga dan kandungan nutrisi, palm kernel meal memiliki keunggulan karena tidak terkait isu organisme hasil rekayasa genetika serta berasal dari produk samping industri sawit.
Perkembangan tersebut menempatkan industri kelapa sawit tidak hanya sebagai pemasok minyak nabati dan biodiesel, tetapi juga bagian dari rantai pasok bahan baku pakan ternak global berbasis produk samping.***