Pemkab Muba dan Kadin Sumsel Sepakati Kerja Sama Energi Terbarukan Berbasis Limbah Sawit

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin resmi menggandeng Kadin Sumsel dalam kerja sama pengembangan energi terbarukan berbasis limbah sawit. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan MoU di Ruang Audiensi Bupati Muba.

BERITA

Arsad Ddin

9 September 2025
Bagikan :

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muba dan Kadin Sumsel mengenai pengembangan energi terbarukan berbasis limbah sawit di Ruang Audiensi Bupati Muba, Kamis (4/9/2025). (Foto: Humas Pemkab Muba)

Banyuasin, HAISAWIT - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatera Selatan. Kesepakatan tersebut berfokus pada pengembangan energi terbarukan berbasis limbah kelapa sawit.

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Ruang Audiensi Bupati Muba, Kamis (4/9/2025). Acara ini dihadiri Bupati Muba HM Toha Tohet bersama Ketua Umum Kadin Sumsel Affandi Udji.

Bupati Muba menyampaikan langkah ini merupakan strategi untuk memberi nilai tambah pada limbah sawit. Menurutnya, daerah memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi terbarukan.

“Hari ini kita menandatangani MoU. Harapan saya, potensi yang ada di Muba bisa digali lebih maksimal. Limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai bisa diolah menjadi produk berharga dan bernilai ekonomi,” ujar Toha, dikutip dari laman rri.co.id, Selasa (9/9/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dengan tangan terbuka. Semoga dapat saling menguntungkan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Banyak potensi di Muba yang bisa kita garap bersama,” kata Toha.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Sumsel Affandi Udji menilai kerja sama ini merupakan momentum penting. Ia menyebut, Muba menjadi daerah pertama di Sumsel yang memelopori pembangunan pabrik energi terbarukan berbasis tongkol sawit.

“Hari ini kita mengukir sejarah. Untuk pertama kalinya di Sumsel, Muba berinisiatif membangun pabrik energi terbarukan berbasis tongkol sawit. Dari sisi investasi, kami siap. Jaminan pasokan bahan baku menjadi kunci penting, dan di sinilah peran BUMD akan sangat strategis,” kata Affandi.

Affandi menegaskan, kerja sama ini akan berdampak luas, mulai dari pengolahan limbah hingga penguatan ekonomi daerah. Ia optimistis produksi dari pabrik tersebut dapat menjadi komoditas unggulan.

“Kerja sama ini akan meningkatkan APBD, memperkuat dunia usaha, dan mendorong UMKM. Selain itu, kita berharap dalam tiga tahun ke depan produksi dari pabrik ini sudah dapat diekspor,” jelas Affandi.

Ia juga menambahkan bahwa investasi energi terbarukan di Muba harus memberikan manfaat nyata. Menurutnya, hal itu akan memperkuat daya saing dunia usaha di Sumatera Selatan.

“Investasi ini harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing dunia usaha di Sumsel,” ungkap Affandi.***

Bagikan :

Artikel Lainnya