Koperasi Sawit KSMJ Siapkan Pabrik CPO untuk Angkat Nilai Tambah Petani Rakyat

Koperasi Sekunder Karya Sawit Mandiri Jaya (KSMJ) tengah menyiapkan pembangunan Pabrik CPO di Kabupaten Kotawaringin Barat. Proyek ini didukung penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi, serta LPDB-KUMKM yang siap mengawal pembiayaan, agar nilai tambah sawit kembali dirasakan petani rakyat.

BERITA

Arsad Ddin

8 Oktober 2025
Bagikan :

Kementerian Koperasi dan UKM menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan Pabrik CPO Koperasi KSMJ dihadiri LPDB-KUMKM, pengurus koperasi, serta pemerintah daerah di Jakarta, Senin (6/10/2025). (Foto: MMC Kobar)

Kobar, HAISAWIT – Rencana pembangunan Pabrik Crude Palm Oil (CPO) oleh Koperasi Sekunder Karya Sawit Mandiri Jaya (KSMJ) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, semakin dimatangkan melalui rapat koordinasi di Kementerian Koperasi, Senin (6/10/2025).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran kementerian terkait, LPDB-KUMKM, pengurus KSMJ, serta perwakilan pemerintah daerah. Pertemuan ini menandai langkah nyata pemerintah pusat dalam mendorong hilirisasi sawit berbasis koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani rakyat.

Dalam arahannya, Menteri Koperasi menekankan bahwa pembangunan pabrik CPO ini sejalan dengan agenda nasional hilirisasi sawit. Melalui kepemilikan pabrik oleh koperasi, nilai tambah hasil sawit akan kembali kepada petani, bukan hanya berhenti pada penjualan Tandan Buah Segar (TBS).

Direktur LPDB-KUMKM juga menyampaikan kesiapan lembaganya untuk mendukung pembiayaan pembangunan pabrik tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa KSMJ perlu menunjukkan kelayakan usaha serta tata kelola koperasi yang sehat agar dukungan bisa segera direalisasikan.

Ketua KSMJ turut memaparkan kesiapan yang sudah dilakukan koperasi. Ia melaporkan adanya lahan yang telah disiapkan, rancangan desain awal pabrik, hingga skema pembiayaan yang sedang digodok. Semua itu ditujukan untuk mempercepat berdirinya pabrik CPO.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala DisperindagkopUKM Kotawaringin Barat, Alfan Khusnaini, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap membantu kelancaran pembangunan pabrik dengan berbagai fasilitasi yang dibutuhkan.

“Kami di daerah siap mendukung, baik dari sisi perizinan, fasilitasi infrastruktur penunjang, maupun koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Alfan Khusnaini, dikutip dari laman MMC Kobar, Rabu (8/10/2025).

Alfan menambahkan, keberadaan pabrik CPO KSMJ di Kotawaringin Barat tidak hanya akan memberi manfaat bagi petani sawit anggota koperasi, tetapi juga mendorong roda ekonomi wilayah.

“Pabrik ini akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah dan contoh nyata peran koperasi dalam hilirisasi industri sawit,” ucapnya.

Dalam rapat tersebut, Menteri Koperasi menutup pertemuan dengan instruksi agar seluruh pihak yang terlibat mempercepat realisasi pembangunan pabrik CPO. Keberhasilan proyek ini disebut dapat menjadi model bagi daerah lain untuk mengembangkan industri hilir berbasis koperasi.***

Bagikan :

Artikel Lainnya