BPDP Dorong Pemanfaatan AI untuk Hilirisasi Produk Sawit Berkelanjutan

BPDP berpartisipasi dalam InaRI Expo 2025 di Jakarta untuk memperluas kolaborasi riset dan UMKM sawit. Melalui teknologi kecerdasan buatan, BPDP mendorong hilirisasi produk perkebunan yang inovatif dan berkelanjutan.

BERITA

Arsad Ddin

8 November 2025
Bagikan :

BPDP berpartisipasi dalam Indonesia Research and Innovation (InaRI) Expo 2025 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, 28–30 Oktober 2025. (Foto: BPDP)

Jakarta, HAI SAWIT – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menghadirkan beragam hasil riset dan produk berbasis sawit dalam ajang Indonesia Research and Innovation (InaRI) Expo 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi sawit dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI).

BPDP berpartisipasi dalam pameran tersebut bersama sejumlah mitra riset dan UMKM binaan yang menampilkan produk unggulan berbasis sawit, kelapa, dan kakao.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi wadah penting untuk memperluas jejaring antara peneliti, akademisi, dan pelaku usaha sawit.

“Selama ini kami sudah menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak PAUD, jurnalis, hingga pelaku UMKM,” ujar Helmi, dikutip dari laman BPDP (8/11/2025).

Helmi menambahkan, BPDP melalui pameran tersebut ingin memperluas kolaborasi dengan para periset guna mendorong lahirnya inovasi baru di sektor perkebunan, termasuk riset yang mendukung hilirisasi sawit nasional.

"Melalui InaRI Expo, kami ingin membuka kolaborasi baru dengan para periset yang dapat berkontribusi mengembangkan riset dan inovasi di sektor perkebunan. Kegiatan ini menjadi ajang diseminasi dan promosi hasil riset sawit sekaligus memperkenalkan potensi UMKM berbasis perkebunan," lanjutnya.

Menurut Helmi, penerapan teknologi kecerdasan buatan dapat mempercepat pengembangan produk dan memperluas jangkauan pasar hasil riset sawit agar lebih efisien dan berdaya saing.

“Kami berharap ada banyak masukan dari para periset yang bisa membantu pengembangan UMKM, termasuk melalui pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan,” ujarnya.

Tema InaRI Expo 2025 yang bertajuk "Unlocking Innovation, Empowering the Future with AI" sejalan dengan fokus BPDP dalam mendorong pemanfaatan teknologi AI di sektor perkebunan.

Dalam kegiatan ini, BPDP juga menampilkan hasil riset sawit dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Pancasila, bersama produk-produk unggulan dari UMKM mitra binaannya. 

Melalui ajang InaRI Expo, BPDP hadir sebagai penghubung antara dunia riset dan pelaku usaha sawit untuk memperkuat hilirisasi produk berbasis perkebunan yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi industri nasional.***

Bagikan :

Artikel Lainnya