Investasi Rp243 Miliar, Pabrik Kelapa Sawit Baru Siap Dibangun di Pesisir Selatan

Kabupaten Pesisir Selatan segera memiliki pabrik kelapa sawit baru dengan nilai investasi Rp243 miliar. Pembangunan dilakukan oleh PT Sumber Global Agro dan PT Mitek Global Asia, yang berkomitmen memperkuat industri sawit daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

BERITA

Arsad Ddin

1 November 2025
Bagikan :

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menerima kunjungan investor PT Sumber Global Agro dan PT Mitek Global Asia dalam pembahasan proyek pembangunan pabrik kelapa sawit. (Foto: Dok. Humas Pesisir Selatan)

Pesisir Selatan, HAISAWIT – Investasi senilai Rp243 miliar siap mengalir ke Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. PT Sumber Global Agro bersama PT Mitek Global Asia akan membangun pabrik kelapa sawit (PKS) berskala besar di wilayah tersebut.

Rencana pembangunan pabrik ini diyakini menjadi langkah strategis untuk memperkuat industri sawit daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyambut rencana investasi itu dengan antusias. Ia menilai kehadiran pabrik kelapa sawit dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mendukung program Nagari Sejahtera berbasis investasi produktif.

“Saya sangat menerima dengan lapang dada. Ini yang saya inginkan dari dulu — mencari investor ke sini. Kalau tidak ada investor, bagaimana negeri kita mau maju. Dengan adanya investor ini, saya semangat,” ujar Hendrajoni, dikutip dari laman Pemkab Pesisir Selatan, Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah akan mendukung penuh realisasi proyek tersebut, termasuk mengawal proses perizinan agar berjalan lancar. Ia juga menegaskan pentingnya memastikan masyarakat lokal menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi baru ini.

“Apapun alasannya, saya akan kawal kalau beliau serius berinvestasi di sini. Segala hambatan akan kita atasi. Ini demi kesejahteraan masyarakat. Kalau pabrik berdiri, tentu tenaga kerja bertambah. Kami akan prioritaskan anak-anak nagari yang ingin bekerja di sini,” lanjutnya.

Direktur Utama PT Sumber Global Agro, Dani Suryadarma, menyebutkan pembangunan pabrik akan dimulai di atas lahan seluas 10 hektare. Perusahaan menargetkan tahap groundbreaking dapat dilakukan sebelum akhir tahun 2025.

“Kami akan membangun pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 45 ton per jam, dan setiap harinya akan menyerap sekitar 1.000 ton tandan buah segar (TBS). Nilai investasinya sekitar Rp243 miliar, dengan perputaran dana pembelian TBS mencapai Rp100 miliar per bulan,” kata Dani.

Ia menambahkan, pabrik ini akan menyerap sekitar 300 tenaga kerja pada tahap awal. Dalam beberapa tahun ke depan, jumlahnya diproyeksikan meningkat hingga 1.000 pekerja seiring rencana pengembangan dua hingga tiga pabrik tambahan.

Selain memproduksi minyak mentah, PT Sumber Global Agro juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk mengembangkan industri hilir berbasis kelapa sawit di daerah tersebut.

“Setelah pabrik berjalan, kami juga berencana mengembangkan industri hilir seperti biodiesel dan oleochemical, untuk meningkatkan nilai tambah hasil sawit dari daerah ini,” ujarnya.

Pembangunan pabrik ini diperkirakan akan mendapat dukungan infrastruktur strategis, terutama dengan kehadiran Pelabuhan Panasahan di Painan yang ditargetkan rampung pada 2026.

“Kalau pelabuhan Panasahan nanti selesai, tentu aktivitas industri seperti pabrik kelapa sawit ini akan semakin efisien. Hasil produksi bisa langsung dikirim melalui pelabuhan kita sendiri. Ini akan mempercepat perputaran ekonomi di Pesisir Selatan,” ungkap Hendrajoni.

Dani memastikan seluruh persiapan investasi telah disusun matang bersama mitra strategis seperti PT Mitek Global Asia. Pembangunan tahap awal akan difokuskan pada kesiapan lahan, infrastruktur, dan fasilitas pendukung operasional pabrik di kawasan tersebut.***

Bagikan :

Artikel Lainnya