“Dunia kerja perkebunan adalah dunia yang menantang sekaligus membentuk karakter. Di sinilah kita belajar arti tanggung jawab, kepemimpinan, dan integritas"
Sahnia Mellynia
16 Oktober 2025“Dunia kerja perkebunan adalah dunia yang menantang sekaligus membentuk karakter. Di sinilah kita belajar arti tanggung jawab, kepemimpinan, dan integritas"
Sahnia Mellynia
16 Oktober 2025
Medan, HAISAWIT — Dalam rangkaian kegiatan Palm Oil Career Expo (POCE) 2025 yang digelar di Tiara Convention Center, Medan, Andy Setiawan, seorang profesional berpengalaman di industri perkebunan kelapa sawit, hadir sebagai pembicara dalam sesi Talkshow Karier bertajuk “Persiapan Planter Memasuki Dunia Kerja”.
Melalui penyampaiannya yang lugas dan inspiratif, Andi berbagi perjalanan kariernya selama lebih dari dua dekade di industri sawit, mulai dari Asisten Tanaman di PT Astra Agro Lestari Tbk, hingga kini menjabat sebagai Direktur di PT STA Clara Indonesia.
“Dunia kerja perkebunan adalah dunia yang menantang sekaligus membentuk karakter. Di sinilah kita belajar arti tanggung jawab, kepemimpinan, dan integritas,” ujarnya.
Dalam paparannya, Andi menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill bagi calon planter muda. Hard skill mencakup kemampuan teknis seperti budidaya kelapa sawit, pembibitan, pemupukan, panen, dan pengendalian hama penyakit, sementara soft skill berperan penting dalam kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, manajemen waktu, serta adaptabilitas di lingkungan kerja.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk bisa sukses, planter harus memiliki prinsip SMART — Specific, Measurable, Accountable, Reliable, Tangible. Menurutnya, setiap calon profesional perlu memiliki tujuan yang jelas, dapat diukur, bisa dipercaya, dan terlihat nyata dalam hasil kerja mereka.
Selain berbagi tips teknis, Andi juga memberikan pembekalan tentang strategi menghadapi wawancara kerja serta pentingnya personal branding di dunia profesional. Ia menegaskan bahwa membangun citra diri bukan proses instan, melainkan hasil dari konsistensi, kedewasaan berpikir, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Jujur, rendah hati, dan semangat, tiga hal ini adalah bekal utama agar kalian bisa dipercaya, mau belajar, dan terus bertumbuh,” pesan Andi menutup sesinya dengan penuh motivasi.
Kehadiran Andi Setiawan dalam POCE 2025, yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk melihat industri sawit bukan hanya sebagai lapangan kerja, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran dan pengabdian yang penuh peluang.
Dengan semangat berbagi pengalaman dan wawasan, POCE 2025 kembali menjadi ruang penting bagi kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak SDM sawit yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.