Industri Sawit Kerahkan 207 Truk dan Donasi Rp 75,85 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

GAPKI mengirimkan 207 truk berisi logistik dan menyalurkan donasi Rp 75,85 miliar untuk membantu warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak banjir serta longsor akibat siklon tropis.

BERITA

Arsad Ddin

6 Desember 2025
Bagikan :

Kementerian Pertanian dan GAPKI gelar pelepasan konvoi bantuan untuk wilayah terdampak bencana di Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (4/11/2025). (Foto: Gapki)

Jakarta, HAI SAWIT – Industri kelapa sawit mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui aksi GAPKI Peduli bersama Kementerian Pertanian.

Ratusan truk pengangkut logistik dilepas dari halaman Kementerian Pertanian yang sejak pagi dipadati armada berisi paket kebutuhan pokok, makanan, serta perlengkapan darurat bagi wilayah terdampak.

Donasi yang terkumpul mencapai Rp 75,85 miliar dalam satu jam, dan seluruh bantuan diproses untuk pemberangkatan menggunakan 207 truk menuju Pelabuhan Tanjung Priok sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumatera.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri pelepasan bantuan tersebut dan menyampaikan pandangannya terkait aksi gotong royong yang melibatkan pemerintah dan sektor usaha.

“Solidaritas bukanlah seremoni, melainkan panggilan moral bangsa,” ujar Andi Amran Sulaiman, dikutip dari laman Gapki, Sabtu (06/12/2025).

Selain armada dari pemerintah, dua truk khusus milik Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) membawa makanan serta minuman siap konsumsi untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

Sekretaris Jenderal GAPKI, M. Hadi Sugeng, turut mendampingi pemberangkatan armada dan memberikan pernyataannya mengenai bantuan yang dikirimkan menuju wilayah pengungsian.

“Semoga bantuan yang GAPKI kirimkan bisa meringankan duka saudara-saudara kita yang menjadi korban,” ujarnya.

Cuaca ekstrem akibat siklon tropis Senyar menyebabkan peningkatan curah hujan yang memicu banjir besar, longsor, serta kerusakan infrastruktur sehingga akses logistik sempat terputus di sejumlah wilayah pesisir Sumatera.

Pengurus pusat GAPKI juga menginstruksikan seluruh cabang di Indonesia untuk melakukan gerak cepat, termasuk pendataan korban, pendirian tenda darurat, pengiriman tim lapangan, serta distribusi bantuan langsung.

Konvoi 207 truk yang diberangkatkan dari Jakarta membawa logistik ke berbagai titik terdampak bencana sebagai bagian dari upaya membantu warga yang sedang memulihkan kondisi pascabencana alam di Sumatera.***

Bagikan :

Artikel Lainnya