FEB UNJA Kolaborasi dengan BPDP dan PASPI Bedah Buku ‘Mitos vs Fakta Sawit’ Bahas Dampak Ekonomi dan Sosial

FEB UNJA bekerja sama dengan BPDP dan PASPI menggelar seminar bedah buku Mitos vs Fakta Sawit, membahas dampak ekonomi dan sosial industri sawit serta potensi Jambi sebagai penghasil utama minyak sawit nasional.

BERITA

Arsad Ddin

17 November 2025
Bagikan :

FEB UNJA bersama BPDP dan PASPI menggelar seminar bedah buku Mitos vs Fakta Sawit di Ruang Seminar Lantai 5 Gedung B Hexagonal Kampus UNJA Mendalo, Rabu (5/11/2025). (Foto: UNJA/IST)

Jambi, HAI SAWIT - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jambi (UNJA) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menggelar seminar nasional bedah buku bertajuk Mitos vs Fakta Sawit. Kegiatan ini membahas dampak ekonomi dan sosial industri kelapa sawit.

Seminar berlangsung di Ruang Seminar Lantai 5 Gedung B Hexagonal, Kampus UNJA Mendalo, Rabu (5/11/2025), dengan menghadirkan akademisi, mahasiswa, serta praktisi industri sawit. Diskusi berfokus pada peran sawit dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNJA, Dr. Sigit Indrawijaya, membuka acara dan menekankan pentingnya memahami fakta sawit.

“Permintaan sawit global masih sangat tinggi. Semoga kegiatan ini memberi wawasan baru bagi mahasiswa tentang potensi besar sawit, terutama bagi Provinsi Jambi yang merupakan salah satu penghasil utama,” ujar Dr. Sigit Indrawijaya, dikutip dari laman UNJA, Senin (17/11/2025).

Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UNJA, Dr. Hj. Erni Achmad, mengapresiasi kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan dan PASPI. Ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan hilirisasi untuk memperkuat daya saing industri sawit.

“Buku ini hadir di tengah perdebatan global antara mitos dan fakta. Melalui karya ini, para penulis berupaya menjelaskan sawit dalam konteks ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hilirisasi adalah tantangan besar yang membutuhkan perhatian serius,” ujar Dr. Erni.

Plt. Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, menyampaikan UNJA merupakan universitas ke-18 yang menjadi tuan rumah kegiatan bedah dan diseminasi buku Fakta Sawit versus Mitos Sawit. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk mempertemukan riset, data, dan advokasi.

Direktur Eksekutif PASPI sekaligus Ketua Tim Penyusun Buku, Dr. Ir. Tungkot Sipayung, menjelaskan kontribusi sawit terhadap perekonomian nasional. Industri sawit melibatkan sekitar 2,6 juta rumah tangga petani dan 16,5 juta tenaga kerja.

Beberapa pembahas akademik turut memberikan perspektif berbeda. Prof. Dr. Syamsurijal Tan membahas sawit sebagai penyumbang utama PDB dan potensi Jambi yang perlu dimaksimalkan. Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah menekankan percepatan sertifikasi ISPO untuk meningkatkan daya saing global.

Dr. Ummi Kalsum menyoroti sisi kesehatan sawit, menegaskan minyak sawit aman dikonsumsi secara wajar dan mengandung antioksidan yang bermanfaat. Aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan menjadi sorotan dalam diskusi bedah buku ini.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri sawit, memberikan pemahaman komprehensif mengenai fakta sawit, sekaligus membedah mitos yang sering muncul di media internasional maupun nasional.

Seminar Mitos vs Fakta Sawit di UNJA menjadi wahana diskusi untuk mengaitkan data empiris dengan isu-isu strategis industri sawit, dari potensi ekonomi Jambi hingga implikasi sosial dan lingkungan secara nasional. Fakta Sawit dan Mitos Sawit menjadi dasar analisis dalam setiap sesi diskusi.***

Bagikan :

Artikel Lainnya