Dari Limbah Jadi Energi, POME Sawit Setara 1,1 Miliar Liter Solar

Pemanfaatan limbah cair POME dari pabrik kelapa sawit di Indonesia mampu menghasilkan biomethane setara 1,1 miliar liter solar per tahun, mendukung kebutuhan energi transportasi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

BERITA ARTIKEL

Arsad Ddin

25 Agustus 2025
Bagikan :


Jakarta, HAISAWIT - Limbah cair pabrik kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan. Proses pengolahan tandan buah segar menghasilkan limbah yang kaya senyawa organik.

Senyawa organik dalam POME dapat diubah menjadi gas metana melalui fermentasi anaerobik di biodigester. Gas metana kemudian dimurnikan dan dikompresi menjadi biomethane atau Bio-CNG untuk digunakan sebagai bahan bakar.

Dikutip dari laman IPOSS, Senin (25/8/2025), potensi POME di Indonesia dapat menghasilkan lebih dari 1,5 miliar meter kubik biomethane per tahun. Jumlah ini setara dengan 1,1 miliar liter solar, cukup untuk mendukung sebagian kebutuhan sektor transportasi.

Pemanfaatan Bio-CNG tidak memerlukan infrastruktur baru yang rumit. Gas yang telah dikompresi bisa dikirim melalui tabung ke lokasi pengguna, termasuk depo bus, armada logistik, dan pembangkit listrik.

Selain Bio-CNG, POME juga dapat diolah menjadi bioavtur atau bahan bakar pesawat melalui proses kimia seperti hidrokraking. Metode ini masih dalam tahap pengembangan dan skalanya terbatas.

Beberapa pabrik kelapa sawit di Indonesia sudah menggunakan biomethane dari POME untuk menggerakkan pembangkit listrik internal. Energi ini juga dapat disalurkan melalui jaringan pipa milik PGN ke lokasi lain.

Pemanfaatan POME membantu mengurangi emisi metana yang dilepaskan ke atmosfer. Studi memperkirakan pengurangan emisi bisa mencapai puluhan juta ton setara CO₂ per tahun jika potensi ini dimanfaatkan secara optimal.

Limbah padat dari pemurnian gas biomethane dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Hal ini menambah nilai ekonomi limbah sawit dan mengurangi dampak lingkungan.

Biaya pembangunan fasilitas pengolahan POME masih tinggi, terutama bagi pelaku usaha kecil. Standar kualitas biomethane diperlukan untuk memastikan keamanan transportasi dan distribusi bahan bakar.

Pengolahan POME menjadi biomethane dan bioavtur menunjukkan bahwa limbah industri dapat diubah menjadi sumber daya energi. Langkah ini mulai diterapkan di beberapa lokasi pabrik kelapa sawit di Indonesia.

Pemanfaatan limbah sawit untuk energi menyediakan alternatif bagi sektor transportasi dan pembangkit listrik. Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, limbah ini juga menawarkan manfaat lingkungan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca.***

Bagikan :

Artikel Lainnya