Bupati Gunung Mas Dorong Pemanfaatan Riset SustainPalm untuk Pengelolaan Sawit Daerah

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, mengikuti SustainPalm Annual Meeting di Bogor. Kehadirannya bertujuan menggali hasil riset sawit berkelanjutan yang dapat dijadikan referensi dalam pengelolaan perkebunan sawit di daerah.

BERITA

Arsad Ddin

7 September 2025
Bagikan :

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong saat menghadiri SustainPalm Annual Meeting yang digelar di IPB International Convention Center, Bogor, Senin (2/9/2025). (Foto: Dok. MMC Pemkab Gunung Mas)

Bogor, HAISAWIT - Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, hadir pada SustainPalm Annual Meeting di IPB International Convention Center, Bogor, Senin (2/9/2025).

Pertemuan memaparkan hasil riset tentang praktik kelapa sawit yang efisien, ramah lingkungan, dan inklusif bagi petani kecil.

Dikutip dari laman Dikutip dari laman MMC Pemkab Gunung Mas, Minggu (7/9/2025), daerah ini memiliki lahan sawit dan sejumlah pabrik pengolahan yang sudah ada, sehingga riset SustainPalm relevan untuk perencanaan lokal.

SustainPalm merupakan proyek kerja sama Indonesia–Belanda yang telah berjalan tiga tahun, menghadirkan kolaborasi antara akademisi dan institusi riset.

Mitra riset yang terlibat antara lain IPB University, Universitas Lambung Mangkurat, Wageningen University and Research, serta Van Hall Larenstein University of Applied Sciences.

Program ini juga mendapat dukungan Kementerian Luar Negeri Belanda dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Salah satu keluaran riset adalah Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (SISKA), model yang menggabungkan budidaya sawit dengan peternakan sapi untuk menambah nilai tambah petani.

Riset SustainPalm juga menguji praktik tumpang sari, seperti penanaman pisang, kacang koro, dan kopi di lahan sawit untuk meningkatkan produktivitas dan kesuburan tanah serta membantu pengendalian hama alami.

Acara menghadirkan perwakilan Kemenko Perekonomian, Program Manager SustainPalm Prof. Jan Verhagen, perwakilan Kedutaan Besar Belanda, serta mitra perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri.

Kehadiran Bupati Jaya memberi kesempatan bagi Pemkab Gunung Mas untuk memperoleh informasi hasil riset yang disajikan; informasi tersebut menjadi materi yang dapat dipelajari sebagai pertimbangan dalam menyusun kebijakan pengelolaan sawit daerah.***

Bagikan :

Artikel Lainnya