BRMP Sumbar dan PT BGA Dorong Penerapan Teknologi Maggot untuk Efisiensi Limbah Sawit di Dharmasraya

Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat bersama PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menggelar forum “Jumpa Pakar Perkebunan Kelapa Sawit” di Dharmasraya. Kegiatan ini menampilkan penerapan teknologi maggot sebagai solusi efisien pengelolaan limbah organik serta strategi peningkatan produktivitas sawit berbasis riset.

BERITA

Arsad Ddin

18 Oktober 2025
Bagikan :

Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat bersama PT Bumitama Gunajaya Agro menggelar forum “Jumpa Pakar Perkebunan Kelapa Sawit” yang membahas penerapan teknologi maggot untuk efisiensi limbah sawit di Instalasi IP2MP Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (15/10/2025). (Foto: BRMP Sumatera Barat)

Dharmasraya, HAISAWIT – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat bersama PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menggelar forum inspiratif bertema Modernisasi Perkebunan Kelapa Sawit dalam kegiatan “Jumpa Pakar Perkebunan Kelapa Sawit” di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan menggabungkan sesi tatap muka dan daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Forum ini diikuti oleh petani kelapa sawit, penyuluh pertanian, mahasiswa, pelajar, serta pelaku swasta yang tertarik pada isu budidaya sawit dan pengelolaan limbah organik.

Kepala BRMP Sumatera Barat, Salwati, membuka kegiatan tersebut dengan menegaskan pentingnya modernisasi sawit melalui penerapan hasil riset yang nyata di lapangan. Ia menilai sawit merupakan komoditas unggulan nasional yang memiliki peran besar terhadap ekonomi daerah dan nasional.

BRMP Sumatera Barat, kata Salwati, berupaya menjadi penghubung antara penelitian dan praktik lapangan agar inovasi pertanian benar-benar memberi manfaat nyata bagi petani. Ia juga mendorong sinergi antara dunia riset dan pelaku industri untuk menciptakan efisiensi di sektor perkebunan.

Salah satu narasumber utama, Azis Natawijaya selaku Head of Corporate Development PT Bumitama Gunajaya Agro, memaparkan pentingnya peran varietas unggul dalam meningkatkan produktivitas kebun sawit. Ia menggambarkan pemuliaan tanaman dengan perumpamaan yang menarik.

“Varietas unggul ibarat mobil canggih bahan bakar, oli mesin, dan jalan adalah pendukungnya. Pemuliaan tanaman memberi mesin super cepat,” ujar Azis, dikutip dari laman Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat, Sabtu (18/10/2025).

Selain membahas varietas unggul, forum juga menyorongkan solusi pengelolaan limbah organik melalui teknologi maggot. Materi ini disampaikan oleh Prayogo, seorang praktisi pengelolaan limbah organik yang telah banyak melakukan riset dan pelatihan di bidang tersebut.

“Maggot adalah kunci pengelolaan sampah dan pakan ternak masa depan, serta maggot adalah solusi inovatif, efektif dan ramah lingkungan untuk pengelolaan limbah organik,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Penerapan teknologi maggot dinilai dapat membantu perkebunan sawit mengelola limbah organik secara efisien sekaligus menciptakan nilai tambah baru berupa pakan ternak dan pupuk organik. Inovasi ini juga dianggap mendukung upaya modernisasi sawit yang berorientasi pada keberlanjutan.

Forum “Jumpa Pakar Perkebunan Kelapa Sawit” juga menghadirkan sesi Klinik Sawit, di mana peserta dapat berkonsultasi langsung mengenai berbagai persoalan teknis di lapangan, mulai dari pemupukan, bibit, hingga penanganan limbah organik.***

Bagikan :

Artikel Lainnya