Partisipasi BPDP pada pameran ini menjadi langkah strategis dalam memperluas promosi produk-produk turunan sawit sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha dan masyarakat luas.
Sahnia Mellynia
13 September 2025Partisipasi BPDP pada pameran ini menjadi langkah strategis dalam memperluas promosi produk-produk turunan sawit sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha dan masyarakat luas.
Sahnia Mellynia
13 September 2025
Surabaya, HAISAWIT –
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali hadir dalam ajang Info
Franchise & Business Concept (IFBC) Expo 2025 yang digelar pada 12–14
September 2025 di Grandcity Exhibition Hall, Surabaya.
Partisipasi BPDP pada pameran
ini menjadi langkah strategis dalam memperluas promosi produk-produk turunan
sawit sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha dan masyarakat
luas. Melalui booth yang ditampilkan, pengunjung dapat melihat langsung
berbagai produk hilir berbasis sawit mulai dari pangan hingga produk UMKM
seperti kerajinan lidi sawit, kotak tisu lidi sawit, sandal lidi sawit, lilin
sawit, dan masih banyak lagi produk turunan lainnya.
Kehadiran BPDP di IFBC 2025 juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat peran sawit sebagai komoditas unggulan nasional, yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian negara, tetapi juga mendukung kemandirian energi serta pengembangan industri berkelanjutan.

Dengan mengusung tema “Energizing
Entrepreneurship” IFBC 2025 Surabaya menghadirkan ratusan peluang
usaha potensial dari berbagai sektor, mulai dari waralaba, kemitraan, keagenan,
dan distributor. Pembukaan pameran ini dihadiri oleh tokoh penting seperti
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Iqbal Shoffan
Shofwan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya
Eri Cahyadi. Dukungan juga datang dari Kementerian Perdagangan, DJKI
Kementerian Hukum, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya,
serta komunitas wirausaha seperti IWAPI Jawa Timur, HIPMI Surabaya, dan Rumah
BUMN Surabaya.
"Expo ini menjadi wadah untuk menunjukkan betapa luasnya potensi bisnis turunan sawit. Kami ingin masyarakat lebih mengenal produk-produk sawit yang berkualitas sekaligus memberikan peluang investasi dan franchise sekaligus bagian dari mendukukung asta cita Presiden Prabowo Subianto Mendorong kewirausaahan dan pengembangan industri kreatif untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen," ujar Helmi Muhansyah sebagai Kadiv Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP.

Helmi juga menambahkan, BPDP
konsisten mendukung pemberdayaan UMKM sawit melalui berbagai program, mulai
dari riset dan pengembangan produk, inkubasi, penguatan kapasitas lewat
workshop, hingga promosi dan networking. “Kami berupaya agar UMKM sawit tidak
hanya mampu menghasilkan produk inovatif seperti minyak merah sawit, hand
sanitizer, sabun, hingga kerajinan lidi sawit, tetapi juga bisa memperluas
pasar dan meningkatkan daya saingnya,” jelasnya.
Dengan partisipasi aktif di
IFBC Expo 2025, BPDP tidak hanya memperkenalkan produk hilir sawit kepada
masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya wirausaha baru berbasis sawit.
Harapannya, kehadiran sawit dalam dunia franchise dan kemitraan bisnis dapat membuka
jalan bagi lahirnya inovasi, memperkuat daya saing UMKM, serta menghadirkan
manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi bangsa.