
Jakarta, HAISAWIT – HASI 2026 hadir sebagai forum strategis yang mempertemukan praktisi, peneliti, dan manajemen kebun sawit. Agenda ini menawarkan pembahasan menyeluruh terkait teknologi dan inovasi untuk pengelolaan perkebunan modern.
Acara ini digelar di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, dengan rangkaian sesi teknis yang membahas replanting, mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi digital di perkebunan sawit.
HASI 2026 menampilkan diskusi mengenai implementasi Artificial Intelligence dan smart plantation untuk pengelolaan data produksi, pemantauan kondisi tanaman, serta efisiensi operasional kebun secara menyeluruh.
Teknologi drone menjadi salah satu topik unggulan, dengan paparan pemanfaatannya untuk pemupukan, pemantauan lahan, serta keamanan kebun, memberikan pendekatan alternatif yang efisien dibanding metode konvensional.
Peserta memperoleh wawasan mengenai sistem navigasi berbasis Global Positioning System (GPS) yang membantu pemetaan lahan, penjadwalan pekerjaan, dan pemantauan kegiatan operasional perkebunan secara akurat.
HASI 2026 juga menghadirkan pembahasan terkini terkait pengendalian hama dan penyakit tanaman. Teknologi yang dipaparkan memungkinkan pengelolaan risiko biologis tanpa menurunkan produktivitas kebun.
Selain aspek teknis, forum ini menyinggung strategi penyelesaian isu sosial, plasma, dan kepatuhan hukum. Pendekatan yang dibahas memberikan panduan praktis bagi pelaku industri dalam menjaga hubungan dengan petani plasma dan pihak terkait.

Peserta memiliki kesempatan untuk mempelajari metode panen dan transportasi tandan buah segar di berbagai kondisi lahan, termasuk lahan datar dan berbukit, dengan tujuan meningkatkan kecepatan, keamanan, dan efisiensi distribusi.
Simposium ini dirancang agar planter dan manajemen kebun dapat memperoleh insight teknis yang aplikatif, baik dari perspektif lapangan maupun hasil riset, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang tepat di kebun.
Panitia membuka pendaftaran bagi seluruh pelaku industri sawit sesuai materi publikasi resmi. Detail mekanisme registrasi, jadwal kegiatan, dan informasi tambahan tersedia melalui saluran komunikasi resmi Hai Sawit.
HASI 2026 menjadi forum penting untuk memperluas jejaring profesional, bertukar pengalaman, dan mempelajari praktik terbaru yang dapat diterapkan langsung dalam operasional kebun sawit.
Dengan rangkaian sesi yang komprehensif, HASI 2026 diharapkan menjadi wadah strategis bagi planter, manajer, dan peneliti untuk memperkuat inovasi, teknologi, dan praktik terbaik industri sawit di Indonesia.***