
Pemkab Padang Lawas Utara menggelar monitoring sektor perkebunan sawit di PKS PT Tapian Nadenggang Langga Payung Mill, Desa Hutabaru Nangka, Kecamatan Halongonan Timur, Kamis (28/8/2025). (Foto: Dok. Humas Paluta)
Paluta, HAISAWIT - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara melakukan monitoring ke Pabrik Kelapa Sawit PT Tapian Nadenggang (PTTN) Langga Payung Mill di Desa Hutabaru Nangka, Kecamatan Halongonan Timur, Kamis (28/8/2025).
Monitoring dipimpin Wakil Bupati H. Basri Harahap mewakili Bupati H. Reski Basyah Harahap. Hadir Asisten I Sarifuddin Harahap, Plt Kepala DPMPTSP Amir Hakim Siregar, serta perwakilan DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, dan tim tera dari Dinas Perindag.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati mendorong peningkatan investasi PTTN di Padang Lawas Utara. Ia menilai langkah tersebut dapat membuka lapangan kerja baru dan menguatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kalau bisa di tambah investasi di Kabupaten Padang Lawas Utara, dulu waktu Tapanuli Selatan (sebelum pemekaran) PTTN masih perkebunan saja, kemudian sekarang ada pabrik, kalau bisa dibangun pabrik baru juga untuk pengolahan minyak jadi, kalau ada pabrik minyak goreng tentu harga minyak goreng di masyarakat juga lebih murah," ujar Wakil Bupati, dikutip dari FP Pemkab Padang Lawas Utara, Kamis (4/9/2025).
Pada saat yang sama, tim monitoring menanyakan sejumlah perizinan perusahaan serta program tanggung jawab sosial (CSR). Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dilakukan tera timbangan pada peralatan yang digunakan perusahaan.
Kabid Perdagangan Dinas Perindag Afrul Fachrul Rozi Harahap menyampaikan hasil pemeriksaan. Ia menjelaskan kondisi timbangan PTTN berada dalam batas toleransi berdasarkan pengujian lapangan.
"Berdasarkan pemeriksaan timbangan satu -4 dan timbangan kedua -9 pak, masih batas toleransi," ungkap Afrul Fachrul Rozi Harahap saat melakukan tera timbangan.
Dari pihak perusahaan, manajemen PTTN melalui Manager Kebun Joned Junaidi merespons rangkaian monitoring tersebut. Masukan yang disampaikan tim akan dilaporkan kepada pimpinan.
"Untuk peningkatan investasi akan kami sampaikan kepada pimpinan pak, termasuk tadi penambahan jumlah tenaga kesehatan yang ada. Untuk harga buah sawit rakyat di harga Rp. 2.810, sementara untuk kebun plasma sesuai harga Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara seperti P7 Rp 3.390,35," tukas Joned Junaidi.
Pelaksanaan tera timbangan di perusahaan dilakukan oleh petugas Dinas Perindag Kabupaten Padang Lawas Utara. Proses ini menjadi bagian dari agenda monitoring bersama perangkat daerah terkait.
Kegiatan monitoring berlangsung di fasilitas PKS PTTN Langga Payung Mill, Desa Hutabaru Nangka, Kecamatan Halongonan Timur, dengan fokus pada investasi, perizinan, CSR, serta pemeriksaan timbangan.***