
Pekanbaru, HAISAWIT - Pameran Sawit Indonesia Expo dan Conference (SIEXPO) 2025 resmi dibuka hari ini di Pekanbaru, Provinsi Riau. Event tahunan ini mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Produk Sawit Bernilai Tambah untuk Indonesia Emas 2045” dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) acara ini dirangkaikan dengan Pekan UKMK Sawit Nusantara dan menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-68 Provinsi Riau.
Pada penyelenggaraan tahun ini, SIE-XPO mencatat peningkatan signifikan dalam partisipasi peserta. Tercatat 166 exhibitor dari 110 perusahaan, termasuk peserta internasional dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan Eropa. Sementara dari sektor pelaku UMKM, keterlibatan juga meningkat menjadi 20 peserta. Di hari pertama, acara telah dikunjungi oleh sekitar 2.500 orang dari beragam latar belakang: petani, pelaku industri, akademisi, BUMN, koperasi, hingga mahasiswa. Panitia menargetkan total 10.000 pengunjung selama tiga hari kegiatan.
Sambutan Ketua Pelaksana SIEXPO 2025, Qayuum Amri, menyampaikan bahwa "SIEXPO kami hadirkan sebagai wadah yang inklusif bagi semua kalangan. Kami memberikan fasilitas booth secara gratis bagi pelaku UMKM, koperasi, institusi pendidikan, hingga pesantren dan perguruan tinggi," ujarnya.
Ia menegaskan, langkah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen penyelenggara untuk mendukung yang kecil agar tumbuh, menguatkan yang sedang berkembang, dan menjaga daya saing yang besar dalam ekosistem industri sawit.
Dalam kesempatan yang sama sambutan Menteri Koperasi dan UKM RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Usaha Menengah, Bagus Rahman, menekankan bahwa SIEXPO menjadi momentum penting untuk mendorong hilirisasi sawit yang melibatkan petani dan UMKM. “Ini bentuk nyata sinergi dari hulu ke hilir. UMKM jangan hanya dianggap pelaku, tapi pengusaha—karena mereka punya semangat dan kapasitas wirausaha yang setara,” tegasnya.

Sebagai salah satu media dan komunitas terdepan yang fokus pada edukasi dan pengembangan industri sawit berkelanjutan, Hai Sawit Indonesia ikur berpartisipasi sebagai exhibitor pada kegiatan tersebut. Hai Sawit menghadirkan booth interaktif yang memperkenalkan aplikasi digital inovatif yang menyediakan berbagai fitur menarik, salah satunya adalah produk sawit terlengkap yang memuat beragam produk dari petani, UKMK, koperasi, hingga industri hilir. Melalui fitur ini, pengguna dapat dengan mudah mencari, melihat informasi, dan terhubung langsung dengan penyedia produk sawit hanya dalam satu aplikasi.
Keikutsertaan Hai Sawit Indonesia di SIEXPO 2025 menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi digital di sektor sawit, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil, dan membangun kesadaran publik akan pentingnya sawit berkelanjutan.
SIEXPO 2025 tak hanya menjadi ajang promosi produk sawit dan teknologi pendukung, namun juga panggung penting untuk memperkuat ekosistem sawit berkelanjutan yang berbasis kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan dari hulu hingga hilir.
Sawit Indonesia Expo 2025 akan berlangsung selama tiga hari penuh dengan berbagai agenda strategis, termasuk seminar nasional, business matching, pelatihan digitalisasi UMKM, hingga pertunjukan budaya daerah.