Wagub Aceh menyambut kehadiran mitra internasional dalam forum sawit berkelanjutan. Acara yang digelar Yayasan Inisiatif Dagang Hijau ini menjadi ajang membahas peran strategis sawit Aceh di pasar global.
Arsad Ddin
16 Agustus 2025Wagub Aceh menyambut kehadiran mitra internasional dalam forum sawit berkelanjutan. Acara yang digelar Yayasan Inisiatif Dagang Hijau ini menjadi ajang membahas peran strategis sawit Aceh di pasar global.
Arsad Ddin
16 Agustus 2025
Banda Aceh, HAISAWIT – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri jamuan makan malam bersama Koalisi Kemitraan Kelapa Sawit Berkelanjutan Aceh yang digelar Yayasan Inisiatif Dagang Hijau di Hotel Hermes Palace, Selasa (12/8/2025).
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen, perwakilan perusahaan pembeli sawit global, asosiasi pengusaha, serta pihak Kementerian terkait.
Dalam kesempatan itu, Fadhlullah menyampaikan pandangannya mengenai peran kemitraan dalam memperkuat posisi kelapa sawit Aceh di pasar internasional.
"Tentu saja dengan mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan yang memperhatikan sosial budaya, ekonomi, lingkungan dan juga regulasi," ujar Fadhlullah, dikutip dari laman Pemprov Aceh, Sabtu (16/8/2025).
Ia menambahkan, pemerintah provinsi mendorong petani dan perusahaan sawit di Aceh untuk memenuhi persyaratan yang berlaku di perdagangan global. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing komoditas unggulan tersebut.
Fadhlullah juga mengapresiasi kehadiran para mitra internasional yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan dan dukungan bagi pengembangan sawit berkelanjutan.
"Pertemuan ini sangat istimewa, karena bapak ibu hadir untuk menyatakan komitmen mendukung Pemerintah Aceh dalam pembangunan industri kelapa sawit berkelanjutan di Aceh," ucapnya.
Koalisi Kemitraan Kelapa Sawit Berkelanjutan Aceh yang hadir kali ini terdiri dari beragam unsur, mulai dari perwakilan diplomatik, sektor swasta, hingga pemangku kebijakan.
Yayasan Inisiatif Dagang Hijau menjadi penyelenggara kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring kerja sama lintas sektor untuk industri sawit di Aceh.
Dalam pertemuan itu, pembahasan berlangsung hangat seputar potensi pengembangan sawit berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda kolaborasi yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk membicarakan masa depan industri sawit di Aceh.***