Inovasi UPN "Veteran" Yogyakarta Ubah Limbah Sawit Jadi Bahan Penyerap Polusi Air yang Ramah Lingkungan

Tim peneliti UPN "Veteran" Yogyakarta berhasil mengembangkan teknologi pemurnian air berbasis limbah kelapa sawit. Inovasi ini menawarkan solusi ganda: mengurangi limbah dan mengatasi pencemaran logam berat di air.

BERITA

Arsad Ddin

31 Juli 2025
Bagikan :


Yogyakarta, HAISAWIT – Tim peneliti dari UPN "Veteran" Yogyakarta mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi bahan penyerap logam berat untuk mendukung pengolahan air yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

ini dipimpin oleh Dr. Heri Septya Kusuma, dosen Teknik Kimia Fakultas Teknik Industri UPN "Veteran" Yogyakarta, bersama sejumlah anggota tim akademik dan mahasiswa di kampus tersebut.

Hasil inovasi ini telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi tinggi, Desalination and Water Treatment, yang diterbitkan oleh Elsevier dan terindeks dalam database Scopus.

Penelitian tersebut berfokus pada penggunaan biomassa limbah kelapa sawit sebagai bahan dasar adsorben untuk mengikat kandungan logam berat dari sistem perairan yang tercemar.

Dr. Heri menjelaskan, publikasi yang disusun merupakan artikel tinjauan (review article) yang mengkaji secara komprehensif kemajuan riset teknologi adsorpsi menggunakan bahan berbasis sawit.

"Penelitian kami ini bukan hanya sekadar penemuan di laboratorium atau sekadar terbitan di jurnal. Kami sangat berharap bahwa review article ini bisa menjadi fondasi kuat dan peta jalan bagi pengembangan teknologi pengolahan air yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan," ujar Dr. Heri, dikutip dari laman UPN "Veteran" Yogyakarta, Kamis (31/07/2025).

Ia menyebut, potensi limbah kelapa sawit cukup besar untuk dikembangkan menjadi solusi yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis.

"Limbah kelapa sawit adalah isu besar di negara kita. Dengan mengubahnya menjadi bahan penyerap yang efisien untuk logam berat, kami berharap dapat memberikan solusi ganda: mengurangi tumpukan limbah sekaligus menyediakan cara yang lebih ramah lingkungan untuk membersihkan air dari kontaminan berbahaya. Ini adalah wujud nyata dari ekonomi sirkular, di mana limbah bisa menjadi berkah," ucapnya.

Selain menjelaskan urgensi permasalahan lingkungan, tim peneliti juga menekankan pentingnya kerja sama antar institusi dalam mengembangkan teknologi yang berdaya guna luas.

"Kami sangat berharap kolaborasi lintas institusi dan negara yang telah terjalin ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi peneliti lain untuk bersinergi. Kami yakin, dengan kerja sama global, tantangan lingkungan yang kompleks ini bisa kita hadapi bersama," kata Dr. Heri.

Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian ini menjadi bagian penting dalam penguatan riset dan pengembangan kompetensi generasi akademik di bidang teknologi lingkungan.

"Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam proses penulisan ini juga menunjukkan bahwa riset bukan hanya untuk dosen, tapi juga ajang bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata pada ilmu pengetahuan dan masyarakat," ujarnya.

Dalam hasil review article itu, Dr. Heri dan tim menyampaikan bahwa teknologi adsorben berbasis limbah sawit memiliki peluang untuk dimanfaatkan dalam skala industri dan aplikasi masyarakat luas.

"Pada akhirnya, kami bermimpi melihat hasil riset ini tidak hanya berhenti di tataran teori, tetapi dapat diaplikasikan secara luas di industri dan masyarakat," ucapnya lagi.

Publikasi ini berjudul Theoretical perspectives and recent advances in palm-based adsorbents for sustainable heavy metal removal from aqueous systems, dan ditujukan sebagai referensi untuk pengembangan teknologi yang lebih efisien.

Artikel ilmiah tersebut memuat sintesis teoritis dan hasil penelitian mutakhir terkait pemanfaatan limbah sawit sebagai bahan penyerap, serta arah pengembangannya dalam teknologi pengolahan air secara berkelanjutan.

Melalui kontribusi ilmiah ini, UPN "Veteran" Yogyakarta menambah deretan publikasi internasional yang berbasis pada sumber daya lokal dan diarahkan untuk tujuan lingkungan global.***

Bagikan :

Artikel Lainnya