Satu-satunya di Kalsel, Agroekoteknologi ULM Mulai Pembinaan Beasiswa Sawit Terintegrasi

Fakultas Pertanian ULM menyelenggarakan pelatihan intensif bagi penerima beasiswa sawit BPDPKS guna membentuk karakter disiplin industri. Program mencakup materi kewirausahaan, komunikasi publik, hingga ketahanan mental fisik bagi calon praktisi perkebunan.

BERITA

Arsad Ddin

31 Januari 2026
Bagikan :

Peserta beasiswa SDM PKS saat mengikuti praktik lapangan di Puspitek Agripeka (Foto: ULM)

Banjar Baru, HAISAWIT – Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan pembinaan intensif bagi 29 mahasiswa penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) pada Selasa (27/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Puspitek Agripeka, Sungai Riam, Pelaihari ini merupakan bentuk kerja sama strategis antara Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun).

Para mahasiswa mengikuti rangkaian agenda terintegrasi guna meningkatkan kompetensi teknis dan karakter individu. Program ini menjadi satu-satunya pembinaan beasiswa sawit tingkat universitas yang berjalan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kegiatan terbagi dalam dua fase utama untuk membekali peserta dengan keahlian yang relevan bagi kebutuhan industri. Tahapan tersebut meliputi pelatihan singkat atau short training serta pelatihan kedisiplinan tingkat tinggi.

Ketua pelaksana kegiatan, Rabiatul Wahdah, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan membentuk profil lulusan yang tangguh. Penanaman nilai karakter menjadi fokus utama di samping penguasaan materi akademik perkebunan kelapa sawit.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa menjadi lebih kuat secara fisik dan mental. Mengingat ke depan mereka akan terjun ke dunia industri dan perusahaan, maka kedisiplinan menjadi hal yang sangat penting untuk ditanamkan sejak dini,” ujar Rabiatul, dikutip dari laman ULM, Sabtu (31/01/2026).

Setelah fase penguatan mental, para mahasiswa menerima berbagai materi pengembangan diri dari pakar dan praktisi profesional. Materi tersebut dirancang untuk mempersiapkan transisi mahasiswa menuju dunia kerja yang kompetitif.

Beberapa materi utama yang disampaikan meliputi:

  • Pengenalan dasar kelapa sawit dan ekosistem pertanian modern.
  • Teknik komunikasi publik atau public speaking untuk kepemimpinan.
  • Strategi kewirausahaan di sektor agribisnis kelapa sawit.
  • Penguatan psikologi industri dan kesiapan mental kerja.

Fakultas Pertanian (Faperta) ULM turut menggandeng PT GMK sebagai mitra perusahaan untuk memberikan wawasan lapangan secara nyata. Keterlibatan pihak swasta menjamin materi yang diberikan selaras dengan standar operasional industri.

Pembinaan fisik dipandu langsung oleh tim dari Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) VI/Mulawarman. Mahasiswa menjalani latihan fisik dan disiplin di lapangan guna membangun ketahanan selama bekerja di perkebunan.

Dekan Faperta ULM, Prof. Akhmad Rizalli Saidy, membuka acara ini secara resmi dengan dihadiri jajaran wakil dekan. Kehadiran pimpinan fakultas menunjukkan dukungan penuh terhadap program beasiswa perdana di jurusan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi perkembangan peserta selama mengikuti seluruh sesi di Puspitek Agripeka. Data kepesertaan menunjukkan seluruh mahasiswa penerima beasiswa berhasil menyelesaikan tahap awal pembinaan sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.***

Bagikan :

Artikel Lainnya