
Petani sawit mitra PT Sampoerna Agro melaksanakan pengembangan padi gogo di lahan PSR Pedamaran Timur, Kabupaten OKI, Kamis (17/12/2025). (Foto: Diskominfo OKI)
OKI, HAI SAWIT – Petani sawit mitra PT Sampoerna Agro di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menggarap 778 hektare lahan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk menanam padi gogo sebagai sumber pangan alternatif.
Lahan tersebut dikelola 12 Koperasi Unit Desa (KUD) yang tersebar di Kecamatan Mesuji Raya, Pedamaran Timur, dan Pedamaran. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas lahan sawit sekaligus mendukung kebutuhan pangan lokal.
Menurut Bupati OKI, sistem intercropping padi gogo pada lahan PSR memberi manfaat ganda, yakni mendukung peremajaan kelapa sawit sekaligus meningkatkan hasil pertanian bagi petani.
“Penanaman padi gogo hari ini membuktikan bahwa program PSR tidak hanya berfokus pada peremajaan kelapa sawit, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi petani melalui pola tumpang sari yang produktif,” ujar H. Muchendi dalam kegiatan tanam perdana padi gogo, Kamis (17/12/2025), seperti dikutip dari laman Pemkab OKI, Senin (22/12/2025).
Para petani memanfaatkan sistem intercropping atau tumpang sari antara padi gogo dan kelapa sawit muda untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Selain padi gogo, pemerintah mendorong pengembangan perkebunan lain untuk mendukung swasembada pangan, termasuk tanaman tebu. Program ini sejalan dengan strategi optimalisasi lahan perkebunan.
Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menambahkan penjelasan mengenai strategi optimasi lahan.
“Ini merupakan salah satu strategi optimasi lahan untuk meningkatkan luas tanam padi dengan memanfaatkan lahan perkebunan, khususnya di Kabupaten OKI,” ujarnya Doris Monica.
Menteri Pertanian juga menekankan arahan untuk menjaga ketersediaan pangan nasional melalui berbagai komoditas.
“Arahan Menteri Pertanian adalah mewujudkan swasembada gula sebagai bagian dari upaya swasembada pangan,” lanjut Doris.
Hasil pemanfaatan lahan PSR ini menjadi contoh pengelolaan lahan sawit rakyat yang produktif, sambil mendukung diversifikasi pangan lokal.
Program PSR di OKI saat ini meliputi pemantauan kondisi tanaman, pertumbuhan, dan produktivitas untuk memastikan lahan dapat mendukung produksi padi gogo secara optimal.***