
Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Mas Unggulan Sejagat dihadiri Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, Kamis (08/01/2026). (Foto: Humas Solsel)
Solok Selatan, HAISAWIT – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memulai babak baru hilirisasi industri perkebunan melalui peresmian pembangunan Pabrik Kelapa Sawit PT Mas Unggulan Sejagat di wilayah setempat pada Kamis (8/1/2026).
Langkah strategis ini menandai peningkatan investasi daerah guna memacu pertumbuhan ekonomi. Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya konstruksi pabrik pengolahan tersebut.
Bupati Khairunas memberikan apresiasi tinggi kepada pihak manajemen PT Mas Unggulan Sejagat atas keputusan menanamkan modal. Ia menilai kehadiran investor membuktikan stabilitas daerah dan kondusifnya iklim usaha di wilayahnya.
“Pembangunan pabrik kelapa sawit ini memiliki arti yang sangat strategis bagi daerah kita," ujar Khairunas, dikutip dari FP Humas Solok Selatan, Minggu (11/01/2026).
Pemerintah daerah menjamin dukungan penuh terhadap dunia usaha melalui kepastian hukum yang jelas. Syarat utamanya, setiap aktivitas operasional wajib berjalan selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Kehadiran pabrik ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain menyerap tenaga kerja, keberadaan unit pengolahan ini akan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah di Solok Selatan.
Mengenai manfaat jangka panjang, Khairunas merinci berbagai keuntungan yang akan dirasakan oleh daerah maupun warga lokal. Hal ini mencakup aspek pendapatan hingga kesejahteraan para petani kebun sawit.
"Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kehadirannya mampu meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan sawit masyarakat, membuka lapangan kerja, menggerakkan sektor-sektor pendukung, serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” urainya dalam sambutan resmi tersebut.
Pemerintah juga menekankan agar perusahaan memprioritaskan aspek sosial dan kearifan lokal. Hubungan harmonis antara korporasi dengan warga sekitar menjadi kunci keberhasilan operasional serta kelestarian lingkungan di masa depan.
“Pembangunan ini tidak hanya tentang investasi dan keuntungan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” tegas Khairunas mengingatkan pihak manajemen perusahaan.
Pembangunan fisik ini membawa harapan besar bagi kemajuan Kabupaten Solok Selatan secara menyeluruh. Kemitraan yang berkelanjutan antara swasta dan pemerintah daerah menjadi pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Solok Selatan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta jajaran pimpinan OPD. Hadir pula para tokoh adat, ninik mamak, dan masyarakat setempat yang menyaksikan dimulainya proyek tersebut.***