
Bupati Siak, Afni Z, meresmikan operasional SPBU DODO Mini milik Koperasi Rimba Mutiara Banso, di Jalan Raya Perawang–Siak Km 37 RT 02/RK 03, Dusun Suka Maju, Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Rabu (14/01/2026). (Foto: MC Kabupaten Siak)
Siak, HAISAWIT – Bupati Siak, Afni Z, meresmikan infrastruktur jalan kebun kelapa sawit sepanjang 8 kilometer di Kecamatan Koto Gasib guna menunjang kelancaran distribusi logistik dan meningkatkan kesejahteraan pekebun rakyat.
Pembangunan jalan senilai Rp6 miliar tersebut menggunakan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit. Proyek ini menyasar kawasan perkebunan skema Kredit Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA) di wilayah tersebut.
Bupati Afni memberikan apresiasi tinggi saat menghadiri seremoni peresmian yang dipusatkan di Kampung Kuala Gasib. Ia memuji kemandirian Koperasi Rimba Mutiara Banso yang mengelola berbagai unit usaha strategis.
“Kami mengucapkan tahniah pada seluruh anggota Koperasi. Koperasi yang memiliki SPBU sendiri, mungkin ini yang pertama di Riau," ujar Bupati Afni, dikutip dari laman Pemkab Siak, Kamis (15/01/2026).
Kepala daerah perempuan pertama di Siak ini juga mendorong agar badan usaha milik daerah meneladani etos kerja pengurus koperasi. Baginya, semangat kemandirian ekonomi menjadi kunci kemajuan daerah saat ini.
"Langkah dan upaya ini perlu kita adopsi, terutama semangat dalam mengembangkan koperasi. BUMD Kabupaten Siak perlu mencontoh upaya Koperasi Rimba Mutiara, jangan sampai kalah dengan koperasi,” tegas Buapti Afni di hadapan para undangan.
Selain perbaikan akses jalan, program sarana dan prasarana dari BPDPKS ini mencakup berbagai instrumen pendukung produktivitas. Bantuan ini bertujuan untuk menekan biaya operasional yang selama ini membebani para pekebun swadaya.
Beberapa poin utama dukungan untuk pekebun sawit meliputi:
- Penyediaan alat transportasi dan mesin pertanian modern.
- Penyaluran pupuk, pestisida, serta benih unggul bersertifikat.
- Peningkatan kualitas jalan akses sepanjang 8 kilometer di Koto Gasib.
Bupati Afni menekankan bahwa integrasi antara penyediaan bahan bakar melalui SPBU mandiri dan jalan kebun yang mulus akan menciptakan ekosistem ekonomi kuat. Hal ini memberikan dampak langsung bagi warga setempat.
“Kami harap SPBU DODO Mini dan peningkatan infrastruktur jalan kebun ini dapat mendorong kemandirian ekonomi koperasi, memperlancar aktivitas perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Koto Gasib dan sekitarnya,” tuturnya.
Koperasi Rimba Mutiara Banso saat ini memiliki 1.725 anggota aktif yang terlibat dalam rantai pasok industri sawit. Koperasi tersebut juga tengah mempersiapkan agenda besar lainnya demi keberlanjutan produksi kelapa sawit rakyat.
Manajemen koperasi kini sedang mematangkan rencana program peremajaan atau replanting perkebunan sawit. Target luasan lahan yang akan diremajakan dalam waktu dekat mencapai total 2.650 hektare di wilayah Koto Gasib.***