Rekor Baru PTPN IV PalmCo, Serapan TBS Petani Rakyat Tembus 3,25 Juta Ton

PTPN IV PalmCo mencatatkan penyerapan 3,25 juta ton Tandan Buah Segar petani rakyat sepanjang tahun 2025. Capaian ini meningkat 16 persen melalui kolaborasi dengan ratusan koperasi pada tujuh wilayah regional di Indonesia.

BERITA

Arsad Ddin

6 Februari 2026
Bagikan :

Ilustrasi buah sawit - HaiSawit


Jakarta, HAISAWIT – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo mencatatkan capaian signifikan lewat penyerapan Tandan Buah Segar (TBS) petani rakyat sebesar 3,25 juta ton pada sepanjang tahun operasional 2025.

Pencapaian masif tersebut mencerminkan peran strategis subholding bentukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dalam menjaga rantai pasok kelapa sawit nasional sekaligus memastikan kesejahteraan ekonomi para petani swadaya.

Dilansir dari laman ptpn4 palmco, Jum'at (06/02/2026), volume penyerapan TBS tersebut melonjak drastis sebesar 16 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya berkat dukungan dari ratusan Koperasi Unit Desa (KUD) mitra.

Data resmi menunjukkan bahwa pasokan bahan baku dari perkebunan rakyat tersebut mengalir melalui tujuh regional perusahaan yang tersebar luas mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga menjangkau Sulawesi.

Lonjakan serapan ini membuktikan fungsi krusial perusahaan sebagai pembeli siaga (offtaker) yang memberikan kepastian pasar bagi para pekebun di tengah fluktuasi harga komoditas minyak sawit mentah global.

Kontribusi petani rakyat memang menjadi tulang punggung produksi nasional karena menguasai lebih dari 30 persen total komposisi lahan sawit di Indonesia, sehingga kemitraan ini menjadi fondasi ekonomi.

Upaya meningkatkan taraf hidup pekebun dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang terintegrasi dalam program kerja perusahaan selama setahun penuh guna memperkuat daya saing sektor hulu perkebunan rakyat.

Beberapa poin utama penguatan kapasitas petani yang dilakukan oleh perusahaan meliputi:

  • Pemberian pendampingan teknis intensif terkait praktik budidaya kelapa sawit yang baik sesuai standar agronomi terbaru.
  • Peningkatan kapasitas organisasi kelompok tani dan koperasi agar mampu mengelola manajemen pasca panen secara lebih profesional.
  • Fasilitasi sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan untuk memenuhi tuntutan pasar internasional yang semakin ketat terhadap isu lingkungan hidup.

Program kerja tersebut membuahkan hasil nyata berupa pertumbuhan produktivitas TBS pada lahan petani plasma yang sukses naik secara signifikan pada kisaran angka 19 hingga 20 persen.

PTPN IV PalmCo juga bergerak cepat memfasilitasi administrasi Rekomendasi Teknis Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) bagi lahan-lahan tua milik masyarakat yang sudah tidak produktif lagi agar segera diperbarui.

Realisasi program peremajaan tersebut mencakup area seluas 23.188 hektare lahan, sebuah angka yang menunjukkan percepatan regenerasi tanaman kelapa sawit untuk menjamin keberlanjutan produksi pada masa mendatang.

Sinergi antara perusahaan plat merah ini dengan para pekebun beserta lembaga kelembagaannya menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi tingkat tapak bagi masyarakat pedesaan di sekitar perkebunan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya besar mendukung kemandirian energi bangsa melalui penyediaan bahan baku minyak sawit yang stabil untuk memenuhi kebutuhan pangan serta energi domestik.

Melalui integrasi operasional di tujuh wilayah regional, perusahaan berupaya memastikan seluruh TBS produksi petani terserap secara optimal dengan harga yang mengacu pada ketetapan pemerintah daerah setempat.

Capaian penyerapan 3,25 juta ton TBS ini mengukuhkan posisi perusahaan sebagai mitra utama rakyat dalam memajukan industri perkebunan kelapa sawit nasional agar tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan global.***

Bagikan :

Artikel Lainnya