
CEO
Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, Menjelaskan Produk Batik Sawit Kepada Wamen
UMKM, Helvi Moraza
Yogyakarta, HAISAWIT – Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, memberikan apresiasi
terhadap inovasi Batik Sawit yang dikembangkan oleh Miftahudin Nur Ihsan
melalui CV. Smart Batik Indonesia pada gelaran Muhammadiyah Jogja Expo di Jogja
Expo Center (JEC), Yogyakarta. Batik Sawit merupakan produk ramah lingkungan
yang menggunakan lilin batik berbahan turunan sawit. Inovasi ini dikembangkan
oleh Miftahudin Nur Ihsan yang juga merupakan anggota Kadin DIY dan API DIY
bersama istrinya, Dinar Indah Lufita Sari (mahasiswa S3 Ilmu Kimia UGM) mulai
akhir tahun 2023 dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
“Produk batiknya
bagus-bagus, inovatif, harapannya nanti juga teman-teman UMKM Sawit bisa
membentuk asosiasi bersama, sehingga nantinya dapat menjalin kemitraan dengan
berbagai stakeholder, termasuk kementerian dan perbankan” ungkap Helvi
Moraza saat meninjau booth BPDP bersama Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan
Harmawan, serta Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Dr. H. Riduwan,
S.E., M.Ag.
Bukan hanya
memberikan apresiasi, Helvi juga memesan sejumlah produk Jaket Batik Sawit
untuk jajaran Kementerian UMKM. CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan juga menyampaikan
bahwa pengembangan Batik Sawit tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga
pada dampak sosial dan ekonomi. “Batik Sawit saat ini telah dapat menjadi perantara rezeki untuk 65 Ibu-Ibu
pembatik. Kami berharap Batik Sawit dapat menjadi identitas baru batik
Indonesia yang ramah lingkungan dan membawa manfaat bagi perajin batik maupun
petani sawit. Kita terus berkomitmen untuk mengembangkan industri Batik Sawit
di Yogyakarta,” ungkap alumni penerima beasiswa LPDP yang juga pengurus
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta tersebut.
Sementara itu, Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan
dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah berharap produk UMKM berbasis sawit bisa terus
berkembang dan dapat menembus pasar ekspor "Kami di BPDP terus
mendorong agar UMKM-UMKM dan Koperasi mitra kami bisa terus berinovasi dan
bertumbuh. Saat ini kami juga baru berfokus untuk mendorong teman-teman UMKM
kita untuk bisa melakukan ekspor, sehingga dapat memberikan dampak
sosial ekonomi yang lebih luas untuk masyarakat," kata Helmi.