HIPKASI Dorong Digitalisasi Sawit Lewat DIPSI Episode IT, AI & GIS Plantation

Forum ini menjadi wadah strategis bagi para profesional untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, hingga keberlanjutan industri sawit nasional.

BERITA

Sahnia Mellynia

29 Agustus 2025
Bagikan :


Jakarta, HAISAWIT – Himpunan Profesional Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI) menggelar Dialog Profesional Sawit Indonesia (DIPSI) Episode IT, AI & GIS Plantation di Hotel Aone, Jakarta Pusat. Forum ini menjadi wadah strategis bagi para profesional untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, hingga keberlanjutan industri sawit nasional.

Kegiatan ini diisi dengan tiga sesi utama. Sesi pertama membahas penggunaan aplikasi IT dalam perawatan dan panen kelapa sawit, dipandu oleh M. Danang MRQ (Direktur PT Hai Sawit Indonesia) dengan narasumber Marlon Sitanggang (PT Union Sampoerna Triputra Persada), Syarifarudin Afa (Plantation Advisor Indonesia), dan Harry L. Hasibuan (PT Iweka Digital Solusi).

Sesi kedua mengangkat tema penggunaan drone dan smart plantation solution untuk pemupukan dan pengendalian hama penyakit secara berkelanjutan, dimoderatori oleh Tatang Somantri (Minanga Group), dengan narasumber Albertus Prastyadi (Asian Agri Group), Ilham Siregar (PT Kodeco Agrojaya Mandiri – Jhonlin Group), dan Zaki Farhan (PT Integra Solusi Mandiri).

Adapun sesi ketiga membahas administrasi berbasis IT dan penggunaan GPS pada industri perkebunan sawit, dipandu oleh Esworo (Ketua DPW HIPKASI Kalimantan Timur), menghadirkan Sulthon Shaldin (PT Astra Agro Lestari Tbk), Bindar Barokah (PT Lentera Kreasi Teknologi), dan Ndaru Ruseno (TransTrack).


Acara turut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat HIPKASI, antara lain Dewan Pakar (Edward Silalahi), Dewan Pengawas (Syarifarudin Afa), Dewan Pembina, Ketua Harian (Darus Salam), serta Sekretaris Jenderal (M. Gema Aliza P.) bersama DPP dan DPW HIPKASI se-Indonesia. Kehadiran sponsor utama, yakni PT Iweka Digital Solusi, TransTrack, PT Raih AI Plantation Advisor, dan PT Integra Solusi Mandiri, semakin memperkuat komitmen kolaborasi dalam mendukung transformasi digital di sektor sawit.

Ketua Umum HIPKASI, M. Syarif Rafinda, dalam sambutannya menekankan pentingnya digitalisasi industri sawit. “Pemanfaatan IT, AI, dan GIS adalah langkah nyata untuk menjawab tuntutan global sekaligus memastikan industri sawit Indonesia lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Momentum ini juga sekaligus menjadi perayaan Hari Ulang Tahun HIPKASI yang pertama. Meski baru berdiri pada 2024, HIPKASI kini telah beranggotakan lebih dari 2.298 profesional sawit dari berbagai bidang, mulai dari agronomi, mekanisasi, IT, R&D, sustainability, hingga manajerial.

Acara ditutup oleh Sekretaris Jenderal HIPKASI, M Gema Aliza, yang menegaskan komitmen HIPKASI untuk terus menjadi wadah kolaborasi profesional sawit dalam mendukung transformasi industri berbasis digital. HIPKASI berharap forum ini tidak hanya menjadi tempat bertukar ilmu, namun juga momentum memperkuat komitmen bersama menuju industri sawit yang inklusif, berdaya saing global, dan berkelanjutan.


Bagikan :

Artikel Lainnya