
Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Bangka Belitung menggelar Webinar Internasional Series 2 bertema pemanfaatan limbah sawit untuk rehabilitasi tambang di Bangka Belitung, Senin (16/9/2025). (Foto: Dok. Humas UBB)
Bangka Belitung, HAISAWIT – Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar Webinar Internasional Series 2 dengan topik pemanfaatan limbah sawit untuk reklamasi tambang timah, Senin (16/9/2025).
Acara yang berlangsung melalui platform Zoom ini diikuti 158 peserta dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, serta institusi nasional dan internasional. Kehadiran peserta lintas daerah memperlihatkan perhatian luas terhadap upaya pemulihan lingkungan pasca tambang.
Webinar dibuka oleh Dava Febiola, mahasiswi Semester 1 Prodi Biologi UBB, kemudian dipandu moderator Dr. Eddy Nurtjahya, M.Sc. Acara menghadirkan pembicara internasional David Robert Holdridge, B.S. dari AMINEV USA.
Dalam pemaparannya, Holdridge menekankan potensi tandan kosong, serabut inti, hingga kompos sawit yang bisa memperbaiki kondisi fisik, kimia, dan biologi tanah bekas tambang. Menurutnya, pengalaman serupa pernah berhasil di Kosta Rika.
“Pemanfaatan limbah pertanian berbiaya rendah seperti sawit dapat menjadi solusi restorasi berkelanjutan. Selain ekologis, juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” ujar Holdridge, dikutip dari laman UBB, Senin (22/9/2025).
Ia juga mencontohkan penggunaan serai wangi sebagai tanaman pionir. Tanaman ini mampu tumbuh di tanah miskin hara serta menghasilkan minyak atsiri bernilai ekonomi, sehingga memberikan peluang tambahan bagi masyarakat sekitar.
Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab sejak pukul 11.13 WIB. Sebanyak 15 peserta mengajukan pertanyaan mengenai pengaruh pH tanah, kandungan logam berat, pemilihan tanaman pionir, hingga fenomena air kolong tambang yang berwarna biru.
Sepuluh peserta teraktif berhasil mendapat perhatian moderator, di antaranya Diana Anggraini, Ragita Sahendra, Zamila Nurizah, Siti Nabila, Betty Putri Azkia, dan Yafiq Muhransyah. Mereka menanyakan detail teknis yang memperkaya pembahasan.
Webinar ini ditutup pada pukul 12.05 WIB setelah sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat apresiasi bagi pembicara serta moderator. Panitia juga menayangkan video promosi Biozone 11th International.
Ketua HIMABIO UBB menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami bangga bisa menghadirkan narasumber internasional yang membahas solusi konkret untuk reklamasi tambang di Bangka Belitung. Semoga ilmu yang dibagikan bisa menginspirasi penelitian lebih lanjut di UBB dan kampus lain,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Series 2 ini, rangkaian Webinar Internasional HIMABIO UBB masih berlanjut menuju Series 3 dan 4 yang telah dijadwalkan. Publik menantikan topik lanjutan yang akan diangkat pada kesempatan berikutnya.***