
Sharing Session Potensi kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Ruang Aula Semergouw, Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Jumat (28/11/2025). (Foto: Disbun Lampung)
Lampung, HAI SAWIT – Pemerintah Provinsi Lampung menghadiri sesi pemaparan skema creative financing yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan di Aula Semergouw, Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan perangkat daerah mengenai mekanisme pendanaan berbasis sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit melalui skema SPPKS.
Dilansir dari ig Disbun Lampung, Rabu (03/12/2025), program yang diperkenalkan mencakup Peremajaan Sawit Rakyat, penguatan sarana prasarana, pengembangan SDM, riset, promosi, hingga dukungan hilirisasi perkebunan.
Pemaparan tersebut mendapat perhatian pejabat dinas yang hadir, termasuk kajian terkait manfaat skema creative financing bagi peningkatan produktivitas perkebunan sawit di tingkat daerah.
BPDP menekankan pentingnya pemahaman teknis agar pengajuan proposal pendanaan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memenuhi persyaratan administrasi.
Pemerintah daerah Lampung turut mencermati peluang kerja sama yang dapat dimanfaatkan melalui pendanaan sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit.
Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa efektivitas penyerapan dana sangat dipengaruhi kesiapan data, kelengkapan dokumen, dan koordinasi antarperangkat daerah.
Kegiatan berbagi informasi ini juga menampilkan rangkuman capaian program yang sebelumnya dijalankan BPDP bersama pemerintah daerah lain.
Perwakilan dinas menilai forum ini membantu menyusun langkah tindak lanjut terkait rencana pemanfaatan dana pendukung kegiatan perkebunan.
Selain itu, Kanwil DJPb Provinsi Lampung menyampaikan komitmen menjaga integritas layanan publik, termasuk penerapan kebijakan nol rupiah pada seluruh proses pelayanan.
BPDP menutup sesi dengan pemaparan potensi sinergi lanjutan yang dapat diproses oleh pemerintah daerah sesuai kebutuhan pengembangan perkebunan kelapa sawit di Lampung.***