Aliansi 5 Perusahaan Sawit Besar di Kolombia Undang Investor Indonesia Bangun Pabrik Oleochemical USD 250 Juta

OILSUM aliansi yang beranggotakan lima perusahaan dan organisasi sawit Kolombia, membuka peluang investasi bagi Indonesia melalui rencana pembangunan pabrik oleochemical bernilai USD 250 juta, termasuk kerja sama ekspor CPO dan KPO ke pasar Italia dan Spanyol.

BERITA

Arsad Ddin

16 Desember 2025
Bagikan :

Dubes RI Bogotá, H.E. Tatang Budie Utama Razak, gelar pertemuan dengan CEO dan jajaran Direksi OILSUM. (Foto: Kemlu RI)

Jakarta, HAI SAWIT – Duta Besar RI untuk Kolombia Tatang Budie Utama Razak bertemu CEO dan Direksi OILSUM guna membahas peluang investasi pembangunan pabrik oleochemical senilai USD 250 juta di Kolombia.

OILSUM merupakan aliansi lima perusahaan dan organisasi produksi serta pengolahan kelapa sawit di Kolombia dengan latar belakang riset, transformasi industri, dan penerapan prinsip keberlanjutan sektor kelapa sawit.

Pertemuan itu turut dihadiri Jens Mesa, mantan Presiden Fedepalma selama tiga dekade, yang berperan dalam pengembangan industri kelapa sawit Kolombia pada tingkat nasional dan penguatan tata kelola sektoral.

Dilansir dari laman Kemlu, Selasa (16/12/2025), OILSUM menyampaikan rencana proyek pembangunan pabrik oleochemical dengan estimasi nilai investasi mencapai USD 250 juta dan membuka peluang partisipasi investor asal Indonesia.

Direksi OILSUM juga memaparkan kerja sama perdagangan yang berjalan antara PT Sinarmas atau Golden Agri-Resources dengan mitra usaha di Kolombia untuk memenuhi kebutuhan ekspor pasar Eropa Selatan.

Kerja sama tersebut mencakup pengiriman minyak sawit mentah atau crude palm oil sebesar 90.000 ton per tahun serta kernel palm oil sebanyak 25.000 ton per tahun ke Italia dan Spanyol.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya penguatan diplomasi ekonomi Indonesia pada sektor komoditas strategis, khususnya kelapa sawit, melalui penjajakan investasi dan perluasan jejaring industri internasional.

Selain investasi, pembahasan juga mencakup potensi penguatan rantai pasok global minyak sawit antara Indonesia dan Kolombia melalui kolaborasi industri hulu dan hilir yang telah berjalan.

Agenda pertemuan tersebut berfokus pada peluang ekspansi investasi, kemitraan industri, serta pengembangan sektor oleochemical sebagai bagian dari nilai tambah industri kelapa sawit Kolombia.***

Bagikan :

Artikel Lainnya