Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) meraih penghargaan dalam 4th Sawit Indonesia Award 2025 atas keberhasilannya memberdayakan 100 UMKM sawit melalui program hilirisasi produk dari sektor hulu hingga hilir.
Arsad Ddin
25 Desember 2025Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) meraih penghargaan dalam 4th Sawit Indonesia Award 2025 atas keberhasilannya memberdayakan 100 UMKM sawit melalui program hilirisasi produk dari sektor hulu hingga hilir.
Arsad Ddin
25 Desember 2025
Jakarta, HAI SAWIT - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menerima penghargaan dalam 4th Sawit Indonesia Award 2025 atas perannya dalam pemberdayaan 100 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sawit di berbagai daerah.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah Sawit Indonesia dan diterima oleh Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu, Normansyah Hidayat Syahruddin, mewakili Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, pada Selasa (16/12/2025).
Normansyah Hidayat Syahruddin, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, menyampaikan ucapan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh BPDP.
“Ini adalah bentuk apresiasi dari program yang telah dijalankan BPDP, salah satunya komitmen dalam pemberdayaan kepada pelaku UMKM sawit untuk mendukung hilirisasi produk sawit. Seperti diketahui, BPDP dengan program-program yang dimiliki dari sektor hulu hingga hilir sebagai upaya mendorong sawit berkelanjutan,” ujar Normansyah, dikutip dari laman BPDP, Kamis (25/12/2025).
BPDP diketahui telah meluncurkan Katalog 100 Produk UMKM Sawit edisi kedua pada pertengahan 2025 di Jakarta. Katalog ini menampilkan produk-produk baru yang diproduksi sepanjang 2024–2025.
Produk yang ditampilkan meliputi minyak sawit berkelanjutan, produk turunan bernilai ekonomi tinggi, hingga olahan limbah seperti kerajinan, produk perawatan tubuh, kosmetik, dan pupuk organik.
Normansyah juga menambahkan bahwa BPDP mendukung publikasi sawit berkelanjutan secara aktif.
“Kami juga sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan Majalah Sawit Indonesia dalam publikasi Sawit Baik dan Berkelanjutan, dengan berbagai kegiatannya,” ujarnya.
Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025, Qayuum Amri, memberikan penilaian mengenai alasan penghargaan diberikan kepada BPDP.
“Kami memiliki indikator penilaian yang jelas, mulai dari aspek komunikasi, konsistensi kontribusi, hingga keberlanjutan. Selama satu tahun ini, BPDP telah dikenal sebagai lembaga yang pro aktif memperkenalkan produk sawit kepada pelaku UKM di Indonesia ,” lanjut Qayuum.
Ajang 4th Sawit Indonesia Award 2025 memberikan total 45 penghargaan dari 20 sektor usaha, termasuk tokoh, lembaga, perusahaan perkebunan sawit, agrokimia, otomotif, layanan satelit, hingga pendidikan.
BPDP terus menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari pengembangan industri hilir sawit dan memfasilitasi pelaku usaha agar produk mereka dapat menembus pasar nasional.
Katalog 100 Produk UMKM Sawit juga mencerminkan potensi sawit untuk berbagai sektor, mulai dari pangan, kriya, perawatan tubuh, hingga produk organik, yang dapat diproduksi oleh UMKM dan koperasi petani.***