Pelatihan ini dirancang khusus untuk mencetak mandor yang berkualitas, terampil, dan bersertifikasi, demi mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan.
Sahnia Mellynia
14 Agustus 2025Pelatihan ini dirancang khusus untuk mencetak mandor yang berkualitas, terampil, dan bersertifikasi, demi mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan.
Sahnia Mellynia
14 Agustus 2025
Palembang, HAISAWIT — Untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi mandor perkebunan kelapa sawit, Daya Guna Lestari bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) membuka kesempatan bagi para mandor dan calon mandor untuk mengikuti Training & Sertifikasi Mandor Perkebunan Kelapa Sawit pada 9–12 September 2025 di Palembang, Sumatera Selatan.
Pelatihan ini dirancang khusus untuk mencetak mandor yang berkualitas, terampil, dan bersertifikasi, demi mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan. Selama empat hari kegiatan, peserta akan mendapatkan pembekalan materi dan praktik lapangan yang relevan, serta peserta akan mendapatkan Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat BNSP Skema Mandor.
Fasilitas yang disediakan meliputi akomodasi hotel bintang tiga (termasuk kamar, makan, dan ruang kelas), handbook dan modul pelatihan, training kit eksklusif (polo t-shirt, topi, tas, name tag, dan alat tulis), serta dokumentasi profesional. Semua ini termasuk dalam biaya investasi sebesar Rp 7 juta per peserta.
Pendaftaran terbuka bagi peserta yang sedang atau pernah menjabat sebagai mandor. Bagi yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai barcode pada flayer atau mengirimkan email ke pelatihan@dayagunalestari.com. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pak Wahyu di nomor 0821-2086-7566.
Dengan adanya program ini, Daya Guna Lestari berharap dapat berkontribusi dalam peningkatan profesionalisme dan daya saing sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. Pelatihan dan sertifikasi ini tidak hanya menjadi bekal pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membuka peluang karier yang lebih luas bagi para mandor dan calon mandor di industri perkebunan.