Agrinas Palma Gandeng UI dan IPB Perkuat Riset Sawit Berkelanjutan

Kerja sama Agrinas Palma dengan UI dan IPB University menekankan pengembangan teknologi, inovasi, serta penerapan prinsip circular economy di sektor kelapa sawit, sebagai bagian dari upaya industri sawit berkelanjutan.

BERITA

Arsad Ddin

1 September 2025
Bagikan :

Agrinas Palma menggelar pertemuan kolaborasi riset sawit bersama Universitas Indonesia di kantor pusat HK Tower Jakarta, Selasa (5/8/2025). (Foto: Dok. Agrinas Palma)

Jakarta, HAISAWIT PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Indonesia (UI) dan IPB University untuk memperkuat riset dan pengembangan sumber daya manusia di sektor kelapa sawit. Kolaborasi ini bertujuan membangun agroindustri yang berkelanjutan dan berbasis pengetahuan.

Agrinas Palma menggelar pertemuan lanjutan dengan tim dari UI di kantor pusat perusahaan, HK Tower, Jakarta, Selasa (5/8/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani pada Jumat (20/6/2025).

Dari pihak UI hadir Kepala Divisi Transfer Teknologi Wisnu Sardjono Soenarso, Tim Kerja Sama Rizdki Agrialditia, dan La Ode Abd Rahman dari DPIS UI. Pertemuan ini fokus pada penguatan riset dan pengembangan di sektor kelapa sawit.

Direktur Riset, Pengembangan, dan Keberlanjutan Agrinas Palma, Teddy J. Simatupang, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun industri sawit berbasis riset dan keberlanjutan.

“Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun industri sawit berbasis riset dan keberlanjutan,” ujar Teddy, dikutip dari Agrinas Palma, Senin (1/9/2025).

Pada hari yang sama, Agrinas Palma juga melakukan pertemuan dengan pimpinan IPB University di Kampus Dramaga, Bogor. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani pada Mei dan Juni 2025.

Dari pihak IPB University hadir Rektor Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi, Direktur Kerja Sama Dr. Alfian Helmi, dan Kepala CENTRAS Prof. Dr. Ir. Nahrowi. Agrinas Palma diwakili oleh Teddy J. Simatupang dan Kepala Divisi Riset dan Teknologi Industri Hulu Antonius Bambang Budi Wibowo.

Teddy J. Simatupang menekankan bahwa Indonesia adalah produsen sawit terbesar di dunia. Namun, keberlanjutan tidak cukup hanya dengan sertifikasi. Diperlukan inovasi, teknologi, dan kemitraan lintas sektor, termasuk dengan kampus.

“Indonesia adalah produsen sawit terbesar di dunia. Namun, keberlanjutan tidak cukup hanya dengan sertifikasi. Diperlukan inovasi, teknologi, dan kemitraan lintas sektor, termasuk dengan kampus," ungkap Teddy J. Simatupang.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, antara lain pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, dan pengembangan agroindustri. Fokus utama adalah pengembangan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor kelapa sawit.

Agrinas Palma dan kedua perguruan tinggi sepakat membentuk tim kerja bersama untuk menyusun peta jalan kolaborasi dan mengawal pelaksanaan program prioritas secara konkret dan terukur. Langkah ini diharapkan dapat menjawab tantangan global, termasuk perubahan iklim dan ketahanan pangan.***

Bagikan :

Artikel Lainnya