Muatan Sawit Berujung Korban Jiwa, Polisi Perketat Aturan Pasang Jaring di Jalan Raya

Kecelakaan fatal truk sawit yang mengakibatkan korban jiwa di Bangka Barat memicu pengetatan aturan pengangkutan barang. Polisi kini mewajibkan penggunaan jaring pengaman pada bak kendaraan guna meminimalkan potensi bahaya di lintasan publik.

BERITA

Arsad Ddin

13 Januari 2026
Bagikan :

Kondisi truk pengangkut kelapa sawit yang mengalami kecelakaan maut di wilayah Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, yang mengakibatkan muatan tumpah ke bahu jalan dan menimbulkan korban jiwa pada Sabtu (10/01/2026). (Foto: Humas Polri)

Bangka Barat, HaiSawit - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat menginstruksikan pengemudi truk pengangkut kelapa sawit memasang jaring pengaman bak guna mencegah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan lain di wilayah hukum tersebut.

Langkah pengamanan muatan ini menjadi prioritas kepolisian setelah terjadi insiden tabrakan antara truk pengangkut kelapa sawit dengan mobil penumpang yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa pada Sabtu (10/01/2026).

Dilansir dari laman Humas Polri, Selasa (13/01/2026), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bangka Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pradana Aditya Nugraha menjelaskan penggunaan jaring pengaman saat membawa muatan sangat penting.

Kapolres Pradana menyebutkan bahwa pemasangan jaring tersebut berfungsi mencegah muatan kelapa sawit jatuh ke jalan raya serta menjaga keselamatan para pengguna jalan lainnya yang melintas di sekitar kendaraan.

Penggunaan pengaman pada truk merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan berlalu lintas, baik bagi pengemudi truk itu sendiri maupun bagi pengendara lain yang berada di jalur yang sama.

Polres Bangka Barat menjalankan fungsi pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang melalui tindakan preventif dan edukatif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab setiap elemen masyarakat demi meminimalkan risiko kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain di area publik.

AKBP Pradana mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu, serta memperhatikan kondisi beban kendaraan sebelum melaju di lintasan publik guna menjaga keamanan bersama.

Setiap pengendara memiliki kewajiban untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas dibandingkan kecepatan pengiriman barang agar tidak terjadi lagi peristiwa tragis yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia.

Upaya pengawasan oleh Polres Bangka Barat dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan pengangkut hasil perkebunan guna memastikan semua armada memenuhi standar keselamatan jalan raya sesuai dengan peraturan berlaku.

Pihak kepolisian menekankan bahwa pengamanan muatan yang baik dan sikap berkendara yang hati-hati menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko kecelakaan fatal di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Insiden maut yang melibatkan truk pengangkut kelapa sawit tersebut tepatnya berlokasi di wilayah Kecamatan Kelapa dan menjadi dasar kepolisian dalam memperketat pengawasan terhadap angkutan barang di jalan raya.***

Bagikan :

Artikel Lainnya