
Mahasiswa UGM mempelajari pemanfaatan limbah sawit untuk biogas industri di BRIN Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (12/8/2025). (Foto: Dok. BRIN)
Tangerang Selatan, HAISAWIT - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempelajari pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai bahan baku biogas industri. Kegiatan berlangsung di Gedung 720 Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, Selasa (12/8/2025).
Mahasiswa meninjau fasilitas laboratorium di Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN.
Khairil Amri, Ketua Tim Laboratorium Energi, menjelaskan tentang fungsi laboratorium dan jenis riset yang dilakukan.
“Laboratorium yang ada melayani riset bahan bakar, kelistrikan, energi baru terbarukan, serta sistem propulsi, dengan fasilitas seperti pilot plant, fuel cell hidrogen, ORC (Organic Rankine Cycle), dan biogas,” ujar Khairil Amri, dikutip dari laman BRIN, Minggu (17/8/2025).
Samuel Peti Senda, Ketua Kelompok Riset Biogas BRIN, memaparkan potensi bahan baku biogas skala industri.
“Aplikasi biogas selama ini banyak dilakukan pada skala rumah tangga dengan bahan sisa makanan atau kotoran sapi. Untuk skala industri, perlu dipikirkan kontinuitas dan jumlah bahan baku yang besar,” kata Samuel.
Ia menekankan bahwa limbah cair pabrik kelapa sawit menjadi bahan potensial.
“Limbah ini kaya bahan organik dan dapat diolah langsung di lokasi, mengurangi biaya transportasi,” tambah Samuel.
Pemanfaatan limbah tersebut tidak hanya untuk produksi biogas, tetapi juga untuk listrik dan bahan bakar tambahan.
“Biogas yang kita generate itu dapat menghasilkan listrik, menghasilkan bio Compressed Natural Gas (CNG) yang diproses lebih lanjut kemudian juga bisa digunakan untuk cofiring jadi bahan bakar di boiler,” ujar Samuel.
Mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai program penelitian dan pengembangan biogas skala industri.
Christian Albert Santoso, mahasiswa UGM, menyampaikan kesan kunjungan.
“Kunjungan ini memberikan pengalaman baru dan memperkuat minat saya dalam mempelajari kimia,” kata Christian, yang berharap bisa mengikuti program magang atau bimbingan tugas akhir di BRIN.
Mahasiswa juga berkesempatan meninjau Laboratorium Biogas dan Biodiesel BRIN, melihat langsung penerapan riset energi bersih berbasis limbah kelapa sawit dan teknologi pendukungnya.***