Ingin Tingkatkan Valuasi Kebun? Cek Solusi Digitalisasi Sawit di Pameran Jakarta April Nanti

HaiSawit Indonesia menyelenggarakan simposium dan pameran pada 22–23 April 2026 di Jakarta. Acara ini fokus pada pemutakhiran praktik manajemen perkebunan, teknologi digital, dan penggunaan kecerdasan buatan untuk meningkatkan produksi kelapa sawit secara efisien.

HAI SAWIT EVENT

Arsad Ddin

30 Januari 2026
Bagikan :

Dok. HASI 2025


Jakarta, HaiSawit – Industri kelapa sawit bersiap menyambut gelaran HaiSawit Simposium atau HASI 2026 yang akan berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, pada tanggal 22 sampai 23 April 2026 mendatang.

Pertemuan besar ini mengusung tema pemutakhiran Praktik Manajemen Terbaik atau Best Management Practice (BMP). Fokus utama kegiatan adalah mendukung peningkatan produksi sawit serta memperkuat ketahanan energi nasional Indonesia dan Malaysia.

Simposium ini menghadirkan serangkaian kegiatan terintegrasi bagi para pelaku industri. Peserta dapat mengikuti berbagai agenda penting yang telah disusun oleh panitia penyelenggara, antara lain:

  • Seminar teknis bersama pakar.
  • Pameran teknologi terkini.
  • Sesi berbagi pengalaman lapangan.
  • Forum diskusi transformasi digital.

Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi topik utama dalam diskusi panel. Para ahli akan memaparkan bagaimana implementasi perkebunan pintar mampu mengoptimalkan operasional dan meningkatkan nilai valuasi aset kebun secara signifikan.

Penggunaan pesawat tanpa awak atau drone juga mendapat porsi pembahasan khusus. Teknologi ini diaplikasikan untuk akurasi pemupukan serta sistem pengamanan kebun. Inovasi tersebut membantu efisiensi biaya operasional bagi perusahaan maupun pekebun mandiri.

Selain itu, sistem penentu posisi global atau Global Positioning System (GPS) akan dibahas sebagai alat vital pemantauan aktivitas. Integrasi data berbasis spasial memudahkan manajemen dalam mengambil keputusan cepat terkait kondisi riil di lapangan.

Strategi Operasional dan Manajemen Teknis

Aspek teknis replanting atau peremajaan sawit pada lahan datar maupun berbukit turut menjadi agenda penting. Metode yang tepat sangat krusial agar mekanisasi alat berat dapat berjalan maksimal di area perkebunan yang menantang.

Para praktisi juga akan membedah teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman. Inovasi ini bertujuan menjaga produktivitas tandan buah segar agar tetap stabil dari gangguan organisme pengganggu tumbuhan yang sering merugikan petani.

Manajemen panen dan transportasi di berbagai tipologi lahan akan menutup rangkaian sesi teknis. Sinkronisasi antara metode panen dan kecepatan angkut menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas rendemen minyak sawit yang dihasilkan.

Rincian Biaya Registrasi Peserta

Penyelenggara menyediakan skema pendaftaran peserta yang dibagi menjadi beberapa tahapan waktu. Calon peserta disarankan melakukan registrasi lebih awal guna mendapatkan penyesuaian biaya keikutsertaan yang lebih ekonomis selama periode promosi.

Pendaftaran periode Early Bird telah berlangsung hingga akhir Desember 2025 dengan biaya Rp 1.850.000 per orang. Selanjutnya, kategori reguler tersedia pada Januari hingga Februari 2026 dengan nilai investasi sebesar Rp 2.750.000.

Bagi peserta yang mendaftar pada periode terakhir, yaitu 1 Maret sampai 20 April 2026, dikenakan biaya Rp 3.500.000. Seluruh akses seminar, area pameran, dan sesi jejaring termasuk dalam biaya kepesertaan tersebut.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan detail acara dapat diakses melalui layanan kontak resmi panitia HASI 2026. Segera amankan kursi Anda untuk mendapatkan wawasan terbaru mengenai digitalisasi perkebunan kelapa sawit masa kini.***


Bagikan :

Artikel Lainnya