Siap Berbagi Pengalaman Kebun? Event Sawit Jakarta Jadi Ruang Dialog Planter Nasional

Event Haisawit Simposium 2026 di Jakarta menjadi ruang dialog bagi para praktisi perkebunan Indonesia dan Malaysia. Agenda utama mencakup pembahasan teknik mekanisasi lahan, penggunaan kecerdasan buatan, hingga strategi penyelesaian isu sosial di perkebunan.

HAI SAWIT EVENT

Arsad Ddin

28 Januari 2026
Bagikan :

Dok. HASI 2025


Jakarta, HaiSawit – PT Haisawit Indonesia menggelar 2nd Haisawit Simposium atau HASI 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta. Pertemuan besar bagi praktisi perkebunan ini berlangsung selama dua hari pada 22–23 April 2026.

Acara mengusung tema pembaruan tata kelola perkebunan kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia. Fokus utama pembahasan mencakup peningkatan produksi serta penguatan ketahanan energi melalui praktik manajemen terbaik atau Best Management Practice (BMP).

Simposium ini mempertemukan para manajer kebun, peneliti, dan pimpinan perusahaan lintas negara. Penyelenggara menyediakan ruang dialog melalui rangkaian seminar, pameran teknologi, serta sesi berbagi pengalaman lapangan secara mendalam bagi seluruh peserta.

Inovasi Teknologi dan Mekanisasi

Agenda hari pertama membahas teknik penanaman kembali pada lahan datar dan berbukit. Sesi ini mendukung percepatan mekanisasi guna efisiensi operasional di area perkebunan sawit yang memiliki tantangan topografi beragam.

Teknologi modern menjadi pilar diskusi pada sesi berikutnya. Para pakar memaparkan aplikasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta sistem perkebunan pintar guna mengoptimalkan pemantauan kesehatan tanaman secara real-time.

Beberapa poin keunggulan teknologi yang dibahas meliputi:

  • Penggunaan drone untuk pemupukan presisi dan pengamanan area.
  • Penerapan Sistem Posisi Global atau Global Positioning System (GPS) dalam logistik.
  • Pemanfaatan perangkat lunak digital untuk manajemen data agronomi.

Peserta juga mempelajari strategi pengendalian hama dan penyakit menggunakan teknologi terkini. Diskusi ini melibatkan ahli dari Asian Agri Group dan FGV Holding Berhad guna meminimalkan risiko kehilangan hasil produksi.

Manajemen Sosial dan Operasional

Simposium membedah solusi permasalahan sosial dan legalitas lahan termasuk pengelolaan kebun plasma. Dr. Bayu Eka Yulian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan pandangan mengenai aspek agraria yang krusial bagi keberlanjutan.

Metode panen dan transportasi pada berbagai kondisi lahan menjadi topik penutup simposium. Praktisi dari Cargill Tropical Palm dan Sawit Kinabalu Group berbagi teknik pengangkutan tandan buah segar agar kualitas rendemen tetap terjaga.

Rincian Biaya Registrasi

Pihak panitia memberlakukan sistem pendaftaran bertahap bagi calon peserta. Ketentuan biaya pendaftaran disusun berdasarkan periode waktu pengambilan tiket guna memberikan fleksibilitas bagi perusahaan maupun individu.

Berikut adalah detail skema registrasi HASI 2026:

  • Early Bird: Rp1.850.000 (1 – 31 Desember 2025).
  • Reguler: Rp2.750.000 (1 Januari – 28 Februari 2026).
  • Late Registration: Rp3.500.000 (1 Maret – 20 April 2026).

Kegiatan ini akan diakhiri dengan pembacaan rekomendasi HASI 2026 oleh Himpunan Praktisi Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI). Hasil pertemuan diharapkan menjadi acuan teknis bagi para rimbawan dan pelaku industri sawit nasional.

Segera hubungi tim Haisawit Indonesia melalui kontak resmi untuk mengamankan kursi Anda dalam ruang dialog planter terbesar tahun ini.***


Bagikan :

Artikel Lainnya