Penutupan Pasar 23 Januari 2026, Harga CPO dan Komoditas Nabati Bergerak Variatif

Pasar komoditas mencatat pergerakan harga variatif pada penutupan 23 Januari 2026. Data bursa menunjukkan penurunan harga CPO di MDEX dan KPB Nusantara, sementara nilai jual RBD Olein pada bursa JFX terpantau mengalami penguatan.

BERITA

Arsad Ddin

26 Januari 2026
Bagikan :


Jakarta, HAISAWIT – Pasar komoditas nabati dunia menunjukkan dinamika harga beragam pada penutupan perdagangan Jumat (23/01/2026). Pergerakan nilai kontrak berjangka dan pasar fisik dipengaruhi oleh fluktuasi mata uang serta permintaan global.

Seluruh pelaku industri kelapa sawit memantau perubahan angka pada berbagai bursa utama dunia. Perbedaan tren terjadi antara produk minyak sawit mentah dengan produk turunannya seperti olahan minyak sawit mentah atau RBD Olein.

Dilansir dari laman Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Senin (26/01/2026), harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) pada Bursa Malaysia Derivatives Exchange (MDEX) terkoreksi ke level RM 4.128 per ton.

Data resmi menunjukkan rincian posisi harga pada berbagai pasar fisik dan bursa berjangka sebagai berikut:

  • Crude Palm Oil bursa MDEX turun dari RM 4.142 ke RM 4.128 per ton.
  • RBD Olein bursa Malaysia naik dari USD 1.060 menjadi USD 1.072 per ton.
  • CPO pasar fisik KPB Nusantara turun menjadi Rp14.800 per kilogram.
  • RBD Olein bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) menguat ke Rp17.415 per kilogram.

Harga minyak kedelai pada Chicago Board of Trade (CBOT) tercatat berada pada angka 53,99 sen per pon. Sementara itu, CPO asal Indonesia dan Malaysia di pasar Rotterdam bertahan pada posisi USD 1.280 per ton.

Kondisi pasar fisik dalam negeri memperlihatkan stabilitas pada bursa Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX). Nilai transaksi CPO pada bursa tersebut tetap bertahan di angka Rp14.690 per kilogram tanpa perubahan harga.

Kekuatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga mengalami perubahan signifikan. Mata uang Garuda menguat dari posisi Rp16.963 menjadi Rp16.902 per dolar AS pada penutupan transaksi pasar fisik.

Ringkasan pergerakan mata uang regional sebagai berikut:

  • Kurs tengah Ringgit Malaysia berada pada level 4,044 per dolar AS.
  • Konversi Ringgit ke Rupiah tercatat senilai Rp4.179,54.
  • Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat 61 poin dalam sehari.

Penurunan tipis harga pada KPB Nusantara menunjukkan penyesuaian nilai kontrak penyerahan Februari 2026. Transaksi tersebut mencakup wilayah pengiriman Dumai, Belawan, serta Talang Duku yang menjadi titik serah utama pasar fisik lokal.

Kenaikan harga RBD Olein di bursa JFX dan Malaysia menjadi anomali di tengah pelemahan harga bahan baku. Situasi ini mencerminkan adanya perbedaan daya serap pasar terhadap produk hasil olahan hilir sawit.***

Bagikan :

Artikel Lainnya