Indonesia Jajaki Ekspor Minyak Kelapa dan Investasi Pabrik CPO di Kolombia

Dubes RI di Bogotá bertemu pimpinan INDUTRADE untuk membahas peluang ekspor minyak kelapa Indonesia dan penjajakan investasi pembangunan pabrik CPO di Kolombia. Pertemuan ini membuka potensi perluasan akses pasar minyak nabati serta peluang investasi senilai USD 12 juta.

BERITA

Arsad Ddin

11 Desember 2025
Bagikan :

Dubes RI Bogotá Tatang Budie Utama Razak menggelar pertemuan kerja sama perdagangan dengan CEO INDUTRADE di Bogotá, Kamis (11/12/2025). (Foto: Kemlu RI)

Bogota, HAI SAWIT – Indonesia menjajaki peluang ekspor minyak kelapa dan kerja sama investasi pabrik pengolahan sawit di Kolombia setelah Dubes RI Bogotá bertemu dengan pimpinan perusahaan INDUTRADE yang bergerak di sektor minyak nabati.

Pertemuan tersebut membahas potensi perluasan akses pasar bagi produk kelapa Indonesia, termasuk peluang memasok bahan baku industri oleokimia di Kolombia yang berkembang sejak perusahaan itu beroperasi pada 2009.

Dilansir dari laman Kemlu RI, Kamis (11/12/2025), INDUTRADE mengajukan peluang investasi pembangunan pabrik pengolahan buah sawit menjadi CPO senilai USD 12 juta serta menyampaikan ketertarikan mengimpor minyak kelapa dari Indonesia.

Selain itu, perusahaan tersebut membuka kesempatan bagi produk turunan kelapa untuk memasuki jaringan pasokan minyak nabati di Kolombia.

INDUTRADE juga menawarkan peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas perdagangan bahan baku lemak dan minyak nabati di kawasan Amerika Latin.

Peluang investasi itu diproyeksikan memperkuat hubungan dagang Indonesia di sektor minyak nabati melalui kerja sama industri hulu sawit di Kolombia.

Kerja sama ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas kelapa, termasuk produk olahan yang relevan dengan kebutuhan industri oleokimia.

Peluang tersebut menjadi momentum bagi penguatan posisi Indonesia dalam perdagangan minyak nabati di Amerika Latin.

Pertemuan antara Dubes RI dan INDUTRADE menjadi langkah awal perluasan kerja sama strategis untuk memperkuat akses pasar minyak kelapa dan pengolahan sawit Indonesia di Kolombia.***

Bagikan :

Artikel Lainnya