
Palangka Raya, HAISAWIT – Kalimantan Tengah kini telah memiliki sejumlah pabrik pengolahan kelapa sawit yang memproduksi minyak goreng dan mentega. Produk olahan tersebut dipasarkan ke berbagai wilayah secara nasional.
Hal ini disampaikan Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Tengah, Dr. Ir. Rawing Rambang, M.P., dalam wawancara bersama RRI Palangka Raya.
“Di Kalimantan Tengah sejumlah Perkebunan kelapa sawit telah memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit yang dijadikan minyak goreng dan mentega yang kemudian dipasarkan secara nasional,” ujar Rawing, dikutip dari laman rri.co.id, Selasa (22/07/2025).
Rawing menjelaskan bahwa produk kelapa sawit tidak hanya terbatas pada minyak mentah. Saat ini, industri sawit telah berkembang hingga menghasilkan beragam jenis produk turunan yang bernilai ekonomi.
Ia menambahkan bahwa kelapa sawit memiliki banyak fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya sebagai bahan baku untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri pengolahan makanan.
“Kelapa sawit memiliki produk turunan sebanyak 126 jenis seperti bahan kosmetik, sabun, minyak goreng dll. Sehingga pasar kelapa sawit cukup menjanjikan,” ujarnya.
Selain itu, Kalimantan Tengah memiliki lahan perkebunan sawit yang cukup luas. Luas areal mencapai 2,3 juta hektare, tersebar di berbagai kabupaten dan wilayah pengembangan perkebunan.
Pabrik pengolahan sawit yang sudah berdiri di Kalimantan Tengah menjadi bagian dari proses hilirisasi industri. Kehadiran pabrik ini mendorong pengolahan produk sawit langsung di daerah asalnya.
Produk seperti minyak goreng dan mentega hasil olahan dari Kalimantan Tengah telah dijual ke berbagai daerah. Proses distribusi dilakukan oleh perusahaan yang memiliki fasilitas pengolahan tersebut.
Sementara itu, GAPKI Kalimantan Tengah mencatat bahwa perkembangan industri sawit juga berpengaruh pada peningkatan harga Tandan Buah Segar (TBS) di pasaran lokal.
Harga TBS saat ini berada di kisaran Rp3.200 hingga Rp3.300 per kilogram. Kondisi ini turut memperkuat posisi sektor sawit dalam struktur ekonomi Kalimantan Tengah.***