SIEXPO 2025 Siap Digelar di Riau, Hadirkan 500 Produk dan Teknologi Sawit Terbaru

SIEXPO 2025 juga akan menghadirkan Pekan UKM Sawit Nusantara hasil kolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Kegiatan ini dirancang khusus untuk mendorong promosi dan pemasaran produk-produk UKM berbasis sawit agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

BERITA

Sahnia Mellynia

21 Juli 2025
Bagikan :

Pekanbaru, HAISAWIT – Majalah Sawit Indonesia kembali menghadirkan gelaran tahunan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2025 yang akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2025 di Pekanbaru Convention and Exhibition (SKA-COEX), Riau. Mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Produk Sawit Bernilai Tambah untuk Indonesia Emas 2045,” ajang ini menargetkan kehadiran 150 exhibitor dan lebih dari 8.000 pengunjung dari kalangan industri, petani, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tahun ini, SIEXPO akan memamerkan 500 teknologi dan produk unggulan dari hulu hingga hilir industri kelapa sawit, termasuk alat berat, truk, drone, pemupukan presisi, serta layanan digitalisasi kebun. Tidak hanya berlangsung di dalam ruangan, area luar ballroom juga akan digunakan untuk menampilkan unit transportasi dan mesin berat yang dapat langsung dilihat dan dibeli oleh pengunjung.

"SIEXPO 2025 merupakan momentum untuk mendukung target pemerintah dalam meningkatkan produksi sawit nasional hingga 100 juta ton pada 2045," ujar Ketua Panitia SIEXPO 2025, Qayuum Amri. Ia menyebut penyelenggaraan tetap dipusatkan di Riau karena provinsi ini merupakan episentrum produksi kelapa sawit nasional yang telah terintegrasi dengan sektor hilir.

Menurut Qayuum, kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Presiden Prabowo, terutama dalam penguatan hilirisasi dan akselerasi inovasi teknologi di sektor perkebunan. Ia optimistis SIEXPO 2025 dapat melampaui pencapaian tahun lalu yang berhasil mendatangkan lebih dari 6.000 pengunjung dan menghasilkan transaksi alat berat yang signifikan.

Yang menarik, SIEXPO 2025 juga akan menghadirkan Pekan UKM Sawit Nusantara hasil kolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Kegiatan ini dirancang khusus untuk mendorong promosi dan pemasaran produk-produk UKM berbasis sawit agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami ingin UKM naik kelas dan mendapat akses pasar lebih luas. Di sinilah bedanya SIEXPO dengan event sawit lain,” terang Yasin Permana, Direktur Marketing Majalah Sawit Indonesia. Ia menambahkan bahwa workshop dan diskusi lintas pelaku UKM, asosiasi, dan pemerintah juga akan digelar untuk membahas tema seperti pembibitan, pupuk organik, dan produk turunan sawit bernilai tambah.

Di sisi lain, SIEXPO 2025 juga akan mengadakan seminar nasional yang akan menghadirkan tokoh-tokoh penting industri sawit seperti Sahat Sinaga (DMSI), Eddy Martono (GAPKI), Dr. Gulat Manurung (APKASINDO), serta perwakilan dari Shell, IAS Global Pte.Ltd, dan Dr. Rino Afrino dari Dewan Redaksi Majalah Sawit Indonesia.

Dengan cakupan yang semakin luas dan kolaboratif, SIEXPO 2025 diharapkan menjadi etalase utama kemajuan industri sawit Indonesia menuju 2045.

Bagikan :

Artikel Lainnya